MANADO,Sulutnews.com – Anggota Komisi IV DPRD Sulut Muslimah Mongilong mengatakan banyaknya bantuan pendidikan yang dialokasikan untuk menjadikan sistim belajar mengajar di Sekolah agar siswa mendapatkan prestasi, ternyata oleh pihak sekolah banyak diarahkan untuk pembangunan fisik bangunan. Menurutnya pihak sekolah perlu mengkaji ulang program kegiatan, karna terlihat kasat mata bantuan sekolah yang diberikan bukan diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan untuk kurikulum metode belajar mengajar tapi lebih pada peningkatan pembangunan fisik bangunan.
“Banyak sekolah di wilayah Kabupaten Kota terfokus pada pembangunan ruang kelas sementara siswa yang mengikuti kegiatan belajar kurang. Ini perlu evaluasi,” kata muslimah saat RDP bersama Dinas Pendidikan Sulut Senin (3/2/2025)
Juga kata politisi PDIP asal daerah pemilihan Bolmong Raya ini, harusnya sistim belajar mengajar yang berfokus pada prestasi siswa dimana Sulut selalu berhasil mendapatkan pengakuan Nasional karena prestasi siswa yang selalu mendapatkan rengking harusnya terus ditingkatkan, agar predikat terbaik dan dunia pendidikan selalu menghasilkan putra putri berprestasi yang mampu bersaing.” Ketika dunia pendidikan kita maju dan siswanya berprestasi, itu juga akan berdampak baik disaat memasuki dunia kerja ataupun bidang apapun so pasti langsung diterima,” tegas Muslimah.
Anggota DPRD yang sudah memasuki dua periode di DPRD Sulut ini berharap para pemangku kepentingan di bidang pendidikan harus mampu memberikan grand desing yang memiliki visi untuk mengembangkan potensi didik seperti semboyan pendahulu Sam Ratulangi yang dikenal lewat semboyan ya Si Tou Timou Tou ( Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) yang juga erat kaitannya dengan semboyan pendidikan Tut wuri handayani yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara sebagai bapak pendidikan nasional.(Josh tinungki)





