Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bengkulu Selatan · 23 Nov 2024 22:26 WITA ·

Mitigasi Risiko Saluran Pembuangan di Lapas/Rutan: Langkah Preventif untuk Keamanan dan Kesehatan


Mitigasi Risiko Saluran Pembuangan di Lapas/Rutan: Langkah Preventif untuk Keamanan dan Kesehatan Perbesar

Curup,Sulutnews.com – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di lembaga pemasyarakatan (Lapas), mitigasi risiko terhadap saluran pembuangan menjadi salah satu prioritas utama.

Petugas Lapas Kelas IIA Curup (23/11) melaksanakan mitigasi saluran pembuangan yang tetap terawat dengan baik untuk mengatasi berbagai masalah serius, mulai dari banjir hingga pencemaran yang membahayakan penghuni dan petugas. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif terus dilakukan untuk mengurangi risiko dan memastikan sistem pembuangan berfungsi dengan optimal.

Setiap saluran pembuangan di Lapas dan Rutan memiliki potensi risiko yang berbeda. Di antaranya adalah penyumbatan saluran yang dapat mengakibatkan air meluap dan menyebabkan banjir, kebocoran yang dapat mencemari lingkungan, serta penumpukan sampah yang mengganggu aliran air. Untuk itu, pihak pengelola lembaga secara rutin melakukan inspeksi terhadap kondisi saluran pembuangan, memastikan bahwa setiap titik saluran tetap bersih dan bebas dari sumbatan.

Salah satu langkah penting dalam mitigasi risiko ini adalah pemeliharaan rutin. Dengan memeriksa saluran secara berkala, potensi kerusakan atau penyumbatan bisa dideteksi lebih awal. Misalnya, beberapa Lapas telah memasang sistem sensor untuk memantau kondisi saluran secara otomatis. Jika terjadi kebocoran atau aliran yang tidak normal, sistem ini dapat mengirimkan peringatan kepada petugas sehingga perbaikan bisa dilakukan segera sebelum masalah membesar. Di samping itu, perawatan seperti pembersihan sampah di sekitar saluran pembuangan juga dilakukan secara intensif untuk mencegah terjadinya penyumbatan.

Edukasi kepada penghuni Lapas dan Rutan juga menjadi bagian integral dari strategi mitigasi risiko ini. Penghuni diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran pembuangan, baik dengan cara tidak membuang sampah sembarangan maupun dengan menjaga kebersihan area sekitar saluran.(Dinaro)

Artikel ini telah dibaca 1,087 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati, H. Rifai Tajudin, menjadi Pembina Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati 

19 Juni 2026 - 16:41 WITA

Pemerintah Desa Keban Jati Kecamatan Ulu Manna Dukung Penuh Kegiatan Rutin Pembersihan Makam

19 Juni 2026 - 14:12 WITA

LPKA Kelas II Bengkulu Terima Taruna Poltekimipas untuk Laksanakan PKL dan KKN.

19 Juni 2026 - 13:40 WITA

Diharapkan Sanksi Tegas! Oknum Perangkat Desa Sukaraja Kecamatan Kedurang Ilir Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh Terhadap  Anak Sekolah Dasar

19 Juni 2026 - 08:20 WITA

Koordinasi Wakil Bupati BS Terkait Program Replanting Tanaman Sawit Bersama Direktur Aneka Palma Kementerian Pertanian

18 Juni 2026 - 02:06 WITA

Sekdes Desa Gunung Kayo Segera Dilaporkan Sebut Pemberitaan Tidak Sesuai Dengan Kejadian Yang Sebenarnya

16 Juni 2026 - 17:14 WITA

Trending di Bengkulu Selatan