Rote Ndao,Sulutnews.com – Di penghujung bulan Desember 2025, saya memulai hari ini dengan agenda yang penuh makna: rapat bersama Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan jajarannya. Pada kesempatan ini,” kita mendalamkan pembahasan hasil penilaian BPKP yang memuat sejumlah catatan penting terkait Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP). Selain itu, juga dibahas surat pemerintah daerah mengenai pencatatan aset jalan milik Pemda yang saat ini sedang dilakukan konstruksi pelebaran menuju Pos Siaga Narkoba (PSN) K-SIGN.
Setelah itu, saya melanjutkan rapat dengan Sekretaris Daerah dan para Kepala OPD untuk menindaklanjuti catatan serta rekomendasi yang disampaikan BPKP. Tujuan utama adalah memastikan langkah-langkah perbaikan dapat segera dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan. Di samping itu, kita juga membahas persiapan dan rencana aksi pengelolaan serta penatausahaan, baik terkait penyerapan anggaran maupun upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun mendatang.

Kita patut bersyukur, karena kehadiran tujuh orang mentri dan jajarannya ke Rote Ndao telah memberikan dampak positif: kunjungan wisatawan meningkat, yang secara otomatis mendongkrak PAD. Realisasi PAD tahun lalu sekitar 33 miliar telah meningkat menjadi hampir 39 miliar pada minggu lalu. Harapan untuk peningkatan PAD tahun depan semakin terbuka lebar, berkat berbagai upaya persiapan yang dilakukan oleh berbagai OPD penghasil PAD. Kita juga berharap pada tahun depan, tambak garam dapat mulai beroperasi pada musim panas dan NIHI Rote pun segera dapat berjalan. Ditambah lagi, rencana penerbangan langsung dari Labuhan Bajo ke Rote nantinya akan semakin mendorong kedatangan wisatawan dan meningkatkan PAD.
Pada sesi berikutnya, saya bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata (PKO) bersama para kepala sekolah dan bendahara sekolah. Pertemuan ini difokuskan pada pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya terkait mekanisme pengadaan alat pembelajaran. Saya menegaskan agar seluruh kepala sekolah senantiasa mempedomani regulasi yang berlaku. Selain itu, saya juga menekankan pentingnya setiap transaksi dilakukan secara non-tunai (transfer) dan dilengkapi dengan bukti serta dokumen pendukung yang lengkap, sehingga proses pengawasan dan monitoring dapat berjalan dengan baik dan akuntabel.
“Tidak ketinggalan, saya juga melanjutkan pertemuan dengan Kadis Kesehatan dan Kabag Hukum untuk melakukan perubahan Peraturan Bupati terkait hak-hak tenaga kesehatan (Nakes),” ujar saya.
Semua kegiatan hari ini dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa pemerintahan dan pembangunan sosial kemasyarakat harus berjalan beriringan, menuju tujuan bersama: membangun Rote Ndao Yang Lebih Baik.
Reporter : Dance Henukh





