Tahuna, Sulutnews.com – Puncak Lose di Kampung Talo, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, menyimpan kisah manis masa kejayaannya. Pernah menjadi destinasi wisata populer sejak awal dibangun pada tahun 2017 silam, kini lokasi tersebut bersiap untuk kembali bersinar setelah sempat tenggelam dalam kesunyian akibat sejumlah kendala teknis.
Dibangun pada masa pemerintahan Jabes Ezar Gaghan, jalan menuju Puncak Lose yang melintasi kawasan hutan lindung sempat menjadi persoalan besar. Sekitar 157 meter ruas jalan terputus karena status lahan yang masuk kawasan lindung, membuat akses utama menuju lokasi wisata ini tidak bisa tersambung secara sempurna.

Namun, di tengah keterbatasan tersebut, muncul upaya kreatif masyarakat dengan membuka jalan alternatif penghubung Kampung Lenganeng dan Bowongkulu. Akses baru ini justru membawa berkah bagi warga Tabukan Utara. Sejumlah bangunan penunjang seperti kios, gazebo, hingga area parkir mulai bermunculan, menjadikan kawasan ini destinasi wisata baru yang penuh harapan.
Pada masa kejayaannya, Puncak Lose setiap hari diserbu wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah. Keindahan alamnya yang menakjubkan, berada di atas ketinggian dengan panorama langsung ke arah Kota Tahuna membuatnya menjadi magnet wisata dan tempat favorit keluarga untuk bersantai, menikmati sunset, atau sekadar melepas penat.
Sayangnya, pandemi Covid-19 memukul sektor pariwisata di seluruh wilayah, termasuk Puncak Lose. Tempat yang dulu ramai kini mulai ditinggalkan. Ditambah lagi dengan akses jalan yang tidak memadai, lokasi ini perlahan kehilangan pamornya.
Namun kabar baik datang di tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui program prioritas pembangunan infrastruktur kembali membangun akses jalan terputus itu. Langkah ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Tabukan Utara untuk membangkitkan ekonomi lokal, khususnya sektor wisata dan ekonomi kreatif.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, memberikan apresiasi dan komitmen penuh terhadap upaya revitalisasi kawasan wisata tersebut.
“Puncak Lose adalah aset wisata yang harus kita hidupkan kembali. Selain keindahan alamnya yang luar biasa, tempat ini juga berpotensi menjadi pusat ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar. Dengan pembangunan jalan yang kini tersambung, saya optimis Puncak Lose akan kembali menjadi destinasi kebanggaan Tabukan Utara,” ujar Bupati Thungari.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pariwisata harus diiringi dengan pemberdayaan masyarakat. “Kita ingin bukan hanya membangun jalan, tapi juga membuka peluang ekonomi. Warga sekitar harus terlibat aktif, baik lewat UMKM, kuliner, maupun jasa wisata,” tambahnya.
Kini, harapan besar kembali menyala. Puncak Lose bersiap menyambut masa kejayaannya kembali, menjadi simbol kebangkitan pariwisata Sangihe yang berpadu dengan geliat ekonomi kreatif masyarakat lokal. Dengan dukungan penuh pemerintah dan semangat warga, bukan tidak mungkin Puncak Lose akan kembali menjadi destinasi unggulan yang membanggakan. (Andy Gansalangi)






