Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 7 Des 2025 13:40 WITA ·

Membangun Demi Masyarakat, Isu-Isu Yang Mengadu Domba: Masyarakat Harus Bersyukur, Pekerjaan Irigasi Sudah Tiba di Persawahan Desa Tuanatuk


Membangun Demi Masyarakat, Isu-Isu Yang Mengadu Domba: Masyarakat Harus Bersyukur, Pekerjaan Irigasi Sudah Tiba di Persawahan Desa Tuanatuk Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Setiap tahun yang baru membawa harapan baru bagi masyarakat petani. Tahun ini, harapan itu menjadi kenyataan bagi warga Desa Tuanatuk, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), karena pekerjaan irigasi yang sangat dinanti sudah mulai memasuki persawahan mereka.

Pekerjaan irigasi ini dimenangkan dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero), perusahaan pemenang tender proyek yang bersumber dari APBN Tahun 2025 sebesar Rp 102.145.000.000,- dari Kementerian Pekerjaan Umum RI. Meskipun ada catatan terkait pelaksanaan yang perlu diperhatikan, seperti tanpa galian dan penggunaan bahan material yang belum sesuai spesifikasi kontrak, upaya untuk menyelesaikan proyek ini tetap berjalan dan telah memberikan dampak nyata di lapangan.

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini terus dipantau agar digunakan sebaik mungkin, dengan tujuan agar pekerjaan irigasi yang dibangun memiliki kualitas yang sesuai kebutuhan persawahan di daerah tersebut. Hal ini penting untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat petani.

Pekerjaan yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya telah memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat. Sebelumnya, petani seringkali kesulitan mendapatkan air untuk menyirami tanaman, terutama pada musim kemarau. Kini, dengan adanya saluran irigasi yang terhubung, beban pekerjaan mereka menjadi lebih ringan dan produktivitas tanaman pun diharapkan akan meningkat.

Namun, di tengah kegembiraan ini, tidak jarang muncul isu-isu yang menyudutkan dan bahkan sengaja dibuat untuk mengadu domba antar warga. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk melihat fakta secara objektif: pekerjaan irigasi ini sudah ada di lapangan dan memberikan manfaat yang nyata bagi semua warga. Bagi hal-hal yang belum sesuai spesifikasi, sebaiknya disampaikan melalui saluran yang benar dan terbuka agar dapat diperbaiki bersama, bukan melalui isu yang memecah kebersamaan. Mari kita jaga keutuhan dan fokus pada tujuan utama proyek ini – membangun untuk kesejahteraan bersama.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,012 kali

Baca Lainnya

Bupati Paulus Henuk Tutup Mata Dengan PPPK DPRD Rote Ndao Desak Pemerintah Lantik PPPK Paruh Waktu per 2 Maret 2026

25 Februari 2026 - 16:49 WITA

KSOP Kupang Membantah Tuduhan Korupsi, Sebut Penetapan Tender TA 2026 Dilakukan di Luar Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:17 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:09 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:41 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:36 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Trending di Hukrim