Sulutnews.com Bengkulu Selatan – DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan langkah cepat menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang tergabung dalam organisasi Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan.
Hari Selasa, 9 September 2025, Pimpinan dan Anggota DPRD langsung melakukan rapat kerja bersama beberapa OPD dan lembaga terkait untuk membahas tindak lanjut aspirasi masyarakat. Rapat kerja juga diikuti perwakilan masyarakat dari Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan.
Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Juli Hartono, S.E, M.A.P didampingi Wakil Ketua DPRD, Dodi Martian, S.Hut, M.M, dan diikuti Anggota DPRD dari semua unsur fraksi.
Semua tuntutan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat dibahas dalam rapat kerja yang dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan, Kepala Bappeda-Litbang Bengkulu Selatan, Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, dan Ketua Baznas Bengkulu Selatan.
Diantaranya terkait penganggaran honor atau insentif pengurus masjid dipastikan akan diakomodir melalui anggaran tahun 2026. DPRD juga akan memperjuangkan agar seluruh tenaga honorer mendapat penghasilan yang layak. Hal itu juga didukung dengan kebijakan pemerintah pusat yang telah mengangkat seluruh tenaga honorer menjadi PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.
Sebagai lembaga representasi rakyat, DPRD selalu siap menerima masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Kebijakan atau program yang dinilai masyarakat belum sesuai untuk kepentingan rakyat tentu akan dievaluasi berlandaskan aturan perundang-undangan yang berlaku. (JN)





