Bitung, Sulutnews.com – Kodim 1310/Bitung mendapat kehormatan ditunjuk mewakili Kodam XIII/Merdeka dalam Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD Tahun 2025 yang digelar Pusat Teritorial TNI AD (Pusterad).
Rangkaian penilaian berlangsung sejak Rabu (10/09/25), dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Kolonel Inf Suhartono S.IP., M.M. bersama jajaran penilai.
Dandim 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen S.T., M.I.P., mendampingi tim penilai dalam meninjau berbagai program unggulan pembinaan teritorial yang telah dilaksanakan.
Sebelum memulai rangkaian penilaian di beberapa lokasi berbeda, tim meninjau ketahanan pangan ayam petelur di Makodim 1310/Bitung.

Ketua Tim, Kolonel Inf Suhartono S.IP., M.M.saat meninjau ayam petelur salah satu program unggulan Kodim 1310/Bitung
Diketahui terdapat sekitar 96 ekor ayam yang dipelihara di kandang bersih dan rapi tanpa penggunaan obat-obatan kimia, termasuk dalam pakannya.
Program ini telah berjalan sejak satu tahun lalu dan mampu menghasilkan rata-rata 90 butir telur setiap hari.
Program RTLH: Wujud Kepedulian TNI

Kunjungan pertama dilakukan ke dua rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa. Rumah pertama milik Lientje Kelejan (89), seorang ibu paruh baya yang tinggal bersama dua anak perempuannya. Dengan haru ia menyampaikan, “TNI semakin dibanggakan masyarakat.”

RTLH milik Ashar Paramani
Rumah kedua milik Ashar Paramani (37), pria lajang yang kesehariannya membantu keluarga berjualan es. Rumah yang dulunya hanya berupa gudang rapuh kini telah berubah layak huni berkat sentuhan prajurit Kodim 1310/Bitung. “Terima kasih Pak Dandim,” ucap Ashar lirih.
Ketahanan Pangan: Jagung, Sawah, dan Hortikultura

Kunjungan saat ini bertepatan Petani panen jagung
Selanjutnya, tim meninjau lahan jagung seluas 10 hektar di Desa Pimpin, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Para petani binaan Kodim tengah melakukan panen jagung yang diproyeksikan sebagai bibit.

areal persawahan seluas 22 hektar di Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung
Kunjungan berlanjut ke areal persawahan seluas 22 hektar di Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Sawah yang terlihat subur tersebut diperkirakan akan panen pada November 2025 dengan potensi produksi sekitar 30 ton gabah padi.
Tak berhenti di situ, kawasan hortikultura di Desa Pinenek, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara(Minut) juga menjadi perhatian tim.
Di lokasi ini terdapat berbagai program unggulan, di antaranya:

Peternakan Ayam KUB
Peternakan ayam KUB unggulan bersertifikat dengan populasi 800 ekor dan kandang berukuran 10 x 18 meter setiap 10 ekor, yang difokuskan sebagai pusat pembibitan untuk masyarakat.

Lahan pertanian Semangka biji dan tanpa biji
Budidaya semangka biji dan tanpa biji di atas lahan 1,5 hektar dengan hasil panen mencapai 2,6 ton per musim.

Foto dari atas kolam bioflok
Empat kolam bioflok untuk pemeliharaan ikan lele dan mujair, masing-masing berisi 1.000 ekor dan panen setiap tiga bulan.

Buah Melon belum siap panen
Budidaya melon yang kini memasuki masa panen.

Program Manunggal Air, untuk masyarakat Desa Pinenek, Kecamatan Likupang Timur, Minut
Program Manunggal Air, melalui pipanisasi dan pemasangan 50 tandon air berkapasitas 1.200 liter dari sumber sumur bor sedalam 100 meter.
Dandim Hanif Tupen menjelaskan bahwa kawasan hortikultura ini juga dijadikan lokasi edukasi untuk petani di sekitar.
“Kami ingin para petani mendapat ilmu baru agar bisa meningkatkan produksi yang berkualitas,” jelasnya.
Program Perikanan dan Peternakan

populasi 10.000 ekor di Desa Kauditan I, Kecamatan Kauditan, Minut.
Agenda berikutnya yaitu peninjauan kolam ikan nila dan mujair dengan populasi 10.000 ekor di Desa Kauditan I, Kecamatan Kauditan, Minut.
Untuk keesokan harinya, tim dijadwalkan meninjau program pembiakan sekaligus penangkaran 10 ekor sapi di Desa Dimembe, Minut.
Apresiasi Tim Penilai
Ketua Tim Penilai, Kolonel Inf Suhartono, mengapresiasi kinerja Kodim 1310/Bitung.
Ia menilai harmonisasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di Bitung maupun Minut sudah berjalan sangat baik.
“Kerja sama antara Kodim dengan Forkopimda terlihat harmonis. maka pembangunan dan keamanan masyarakat pasti berjalan lebih baik,” tegasnya.
Penyambutan Adat dan Seni
Sebelumnya, kedatangan tim penilai di Makodim 1310/Bitung disambut dengan tarian adat Kabasaran serta kehadiran Walikota Bitung Hengky Honandar, Bupati Minahasa Utara, jajaran Forkopimda, tokoh adat, pemuda, dan agama.
Acara penyambutan juga dimeriahkan oleh penampilan musik Kolintang yang membawakan lagu “Si Patokaan” dan “You Raise Me Up”.

Salah satu program Kodim 1310/Bitung di bidang seni dan budaya, di bawah asuhan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 1310, Ny. Ratih Hanif Tupen
Kegiatan seni ini merupakan bagian dari program unggulan Kodim 1310/Bitung di bidang seni dan budaya, di bawah asuhan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 1310, Ny. Ratih Hanif Tupen.
(Tzr)





