Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 16 Sep 2025 22:12 WITA ·

KJRI Davao Perkuat Kerja Sama Pariwisata dan Budaya di BARMM Tourism Summit 2025


KJRI Davao Perkuat Kerja Sama Pariwisata dan Budaya di BARMM Tourism Summit 2025 Perbesar

Davao City, Sulutnews.com — Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Davao City, Agus Trenggono, menghadiri undangan resmi dan menyampaikan pesan dukungan pada pembukaan BARMM Tourism Summit 2025 yang digelar di KCC Convention Center, Cotabato City, Selasa (16/9/2025). Kehadiran Agus Trenggono mewakili Duta Besar RI untuk Manila, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama pariwisata dan budaya dengan Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM).

Acara pembukaan menampilkan pidato utama dari Hon. Christina Garcia Frasco, Menteri Pariwisata Filipina, disusul pesan dari Hon. Farserina A. Mohammad, Menteri Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (MTIT-BARMM), serta sambutan hangat Hon. Mohammad C. Matabalao, Wali Kota Cotabato. Seluruhnya menekankan pentingnya kolaborasi, investasi, dan pelestarian budaya sebagai motor pembangunan pariwisata di kawasan BARMM.

Dalam sambutannya, Agus Trenggono menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Bangsamoro atas keberhasilan penyelenggaraan forum tersebut. Ia menegaskan bahwa pariwisata tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga efektif dalam menjaga perdamaian, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Konjen RI Davao itu juga menyoroti pengalaman Indonesia dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Dari pelestarian batik dan kain tenun, pengembangan destinasi ekowisata, hingga promosi wisata religi lintas agama seperti Islam, Katolik, Budha, dan Hindu — semuanya menunjukkan pluralitas budaya Indonesia yang berpadu dalam pariwisata berkelanjutan serta berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Momen ini turut dimanfaatkan untuk mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, salah satu pameran dagang internasional terbesar di Indonesia. Agus Trenggono mengundang pelaku usaha BARMM untuk berpartisipasi, menjajaki peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata.

“Indonesia siap berkolaborasi dengan BARMM dalam kerangka BIMP-EAGA, khususnya di sektor pariwisata halal, promosi budaya, dan ekowisata,” tegas Agus Trenggono menutup sambutan.(KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 986 kali

Baca Lainnya

Konsul Jenderal RI Davao City Hadiri Acara Adat Sangihe Tulude Di General Santos City

19 Februari 2026 - 20:58 WITA

Taiwan Ingatkan Arti Penting Keamanan Jaringan Kabel Bawah Laut Global

19 Februari 2026 - 15:04 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Kerja Bakti BAPPERIDA Kabupaten Kupang Digelar, Jumat 13 Februari 2026

14 Februari 2026 - 02:33 WITA

PERTEMUAN KUNJUNGAN KERJA USMAN HUSIN DENGAN 258 PENYULUH PERTANIAN DI NTT

13 Februari 2026 - 22:12 WITA

PENGUMUMAN SERTIFIKAT HILANG: ROSALINA T SIGAR OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN ROTE NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

11 Februari 2026 - 09:36 WITA

Trending di Ekonomi