Tagum City Filipina, Sulutnews.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City terus memperkuat diplomasi publik di Filipina. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan kehormatan dan penyelenggaraan kuliah umum di St. Mary’s College of Tagum Inc. (SMCTI), Tagum City, pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program promosi terpadu untuk meningkatkan citra positif Indonesia di wilayah Mindanao.

Rombongan KJRI yang dipimpin Konsul Jenderal Agus Trenggono disambut hangat oleh Dr. Diza M. Rolida, Direktur Manajemen Mutu SMCTI, mewakili Presiden SMCTI, bersama para dosen dan staf. Suasana penerimaan semakin berkesan dengan penampilan tarian Indonesia oleh para mahasiswa SMCTI yang dipimpin Suster Melisa—mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh studi Sarjana Psikologi.
Dalam sambutannya, Konjen Agus Trenggono menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan antusiasme civitas akademika SMCTI. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat persahabatan kedua negara.

“Melalui dialog akademik dan pertukaran budaya seperti ini, kita tidak hanya memperkenalkan Indonesia, tetapi juga membangun pemahaman mendalam tentang nilai persaudaraan dan kerja sama. Filipina, khususnya Mindanao, adalah mitra strategis bagi Indonesia, dan interaksi langsung dengan generasi muda menjadi investasi penting bagi masa depan hubungan kedua negara,” ujar Konjen Trenggono.

Usai pertemuan dengan jajaran akademik, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum di gedung olahraga yang dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari mahasiswa dan dosen. Dalam forum tersebut, PF Ekonomi Novita Supit dan PF Pensosbud Umi Yanti Febriana Silalahi menyampaikan materi tentang peran sektor ekonomi, sosial, dan budaya dalam mendukung hubungan bilateral Indonesia–Filipina di Mindanao.
Sesi interaktif berlangsung meriah. Para mahasiswa antusias menjawab pertanyaan seputar Indonesia serta mempelajari translasi percakapan singkat Bahasa Indonesia–Visaya.

Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari pihak SMCTI. Mereka menilai kehadiran KJRI Davao City memberikan pemahaman lebih dekat tentang Indonesia sebagai negara sahabat sekaligus mitra penting Filipina. KJRI Davao City berharap kegiatan edukatif dan kultural seperti ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat konektivitas antar-masyarakat serta memperluas kerja sama akademik dan budaya di masa mendatang. (KJRI Davao City/Andy Gansalangi)





