Rote Ndao, Sulutnews.com – Sikap tegas ditunjukkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Rote Ndao, Benay Forah, menyikapi tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMP Satap Medi di Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru, Fernandes Weni. Benay Forah menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Sekretaris Dinas PPO untuk segera memanggil Fernandes Weni terkait kasus penamparan siswa tersebut.
“Saya sudah tahu persoalan tersebut, jadi saya sudah minta Sekretaris untuk panggil dia (Fernandes Weni) dalam waktu dekat,” ungkap Benay Forah saat dikonfirmasi oleh media pada Rabu (10/12/2025).
Menurut Plt Kadis, tindakan kekerasan seperti premanisme sama sekali tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.
“Saya akan nonaktifkan dari jabatannya,” tegas Benay Forah, menunjukkan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan di lingkungan pendidikan.
Tindakan tegas dari Plt Kadis Pendidikan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Rote Ndao, agar selalu mengedepankan pendekatan yang humanis dan mendidik dalam menangani siswa. Kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat diterima di lingkungan sekolah, yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang.
Reporter : Dance Henukh






