Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 8 Feb 2025 13:52 WITA ·

Kejari Rote Ndao Segera Pulbaket Dugaan Penggelapan Dana Anggur Merah dan Pekerjaan Dua Bendungan di Desa Limakoli


Kejari Rote Ndao Segera Pulbaket Dugaan Penggelapan Dana Anggur Merah dan Pekerjaan Dua Bendungan di Desa Limakoli Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao dalam waktu dekat akan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan penggelapan dana program Anggur Merah serta pekerjaan dua bendungan di Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah. Langkah yang baru selesai di kerjakan pada bulan Desember 2024 hancur lebur,ini diambil setelah munculnya pemberitaan media yang mengutip pernyataan Sekretaris Desa Limakoli, Atris Kiuk.

Dalam keterangannya, Atris Kiuk mengungkapkan bahwa dana Anggur Merah awalnya di buka rekening 11 orang anggota kelompok, sebagaimana dijelaskan oleh Atris Kiuk.mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa Limakoli, Brian Killa. ” Atris Kiuk Jujur saja, waktu itu kesimpulannya adalah pak Pj Kades mempertimbangkan bahwa yang membuka rekening untuk menerima transferan dana adalah anggota kelompok. Kurang lebih ada 11 orang yang membuka rekening, dan setelah itu barulah uang tersebut masuk,” ungkap Atris Kiuk.

Lebih lanjut, Atris Kiuk menyebutkan bahwa dalam proses penyerahan dana, dirinya sebagai Sekretaris Desa hanya mengikuti keputusan yang telah dibuat mantan Pj Desa limakoli Brian Killa. Ia juga mengungkapkan bahwa uang program Anggur Merah sebesar Rp75 juta diambil oleh Brian Killa dari Kanzil, Ketua kelompok yang juga seorang pendeta di Gereja GPD limakoliI. “Dia Ketua Anggur Merah, sementara bendaharanya adalah istrinya, Leksi. Karena masa jabatan Brian Killa sebagai Pj Kades sudah mau habis, ia menyerahkan uang Anggur Merah tersebut kepada ayahnya, Hermes Killa. Namun, seharusnya dana ini dimusyawarahkan dengan kelompok masyarakat terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain dana Anggur Merah, Kejari Rote Ndao juga akan menyelidiki dugaan penyimpangan Dana Desa dalam proyek dua bendungan di Desa Limakoli. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan terkait jadwal Pulbaket dan pihak-pihak yang akan dimintai keterangan.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik, terutama masyarakat Desa Limakoli yang berharap agar Kejaksaan dapat mengusut tuntas dugaan penyimpangan tersebut demi transparansi dan keadilan.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,091 kali

Baca Lainnya

Bauana Group: Ungkapan Terima Kasih dan Harapan Penuh Makna Bagi Handoko Santoso

24 April 2026 - 22:25 WITA

Menerima SK Definitif Kepala Sekolah Baru dan Arahan untuk Kemajuan Pendidikan Rote Ndao

24 April 2026 - 22:11 WITA

Kebenaran Terungkap: Mus Frans Mandato Bebas Murni, Kebohongan PT Bo’a Development Terbongkar

22 April 2026 - 16:17 WITA

Tumbuh Bersama, Memberi Makna bagi Sesama

21 April 2026 - 07:13 WITA

Bertemu Kapolda NTT, Memacu Bripka Sumantri Untuk Terus Bekerja Maksimal

14 April 2026 - 11:15 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Trending di Internasional