Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 24 Mei 2025 23:43 WITA ·

Kejanggalan Dana Desa Dalek Esa: LPJ Tahun Anggaran 2023 Belum Jelas


Anselmus Nalle Anggota BPD Desa Dalek Esa Perbesar

Anselmus Nalle Anggota BPD Desa Dalek Esa

Rote Ndao, Sulutnews.com – Sabtu, 24 Mei 2025, Ansel Nalle, Anggota BPD Desa Dalek Esa, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, mengungkapkan kebingungannya terkait belum adanya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Desa tahun anggaran 2023.

Pernyataan ini disampaikan kepada media Sabtu 24 Mei 2025, mengungkapkan kegelisahan yang mendalam atas ketidakjelasan pengelolaan keuangan desa.

Masa jabatan Ansel Nalle sebagai anggota BPD dan teman lainnya berakhir pada 15 Februari 2024. Meskipun telah berganti tahun anggaran menjadi 2025, LPJ Dana Desa tahun anggaran 2023 masih belum tersedia.

Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pemerintahan desa.

Ansel Nalle menyampaikan pertanyaan-pertanyaannya dengan nada penuh kebingungan, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini. “Ketiadaan LPJ menimbulkan keraguan atas penggunaan dana desa tersebut. Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab menunjukkan adanya celah transparansi dalam pengelolaan keuangan desa.” Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi penyimpangan dan kurangnya akuntabilitas.

Ketiadaan LPJ bukan hanya sebuah masalah administratif semata, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Transparansi dan akuntabilitas merupakan pilar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.

Kejadian ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan Dana Desa agar penggunaan dana tersebut benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya mekanisme pelaporan yang jelas dan tertib, serta pentingnya keterbukaan informasi publik dalam pemerintahan desa. Semoga pihak terkait segera memberikan penjelasan dan penyelesaian yang transparan atas permasalahan ini.

Reporter:Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,445 kali

Baca Lainnya

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Trending di News