Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 29 Jan 2026 16:17 WITA ·

Kehadiran Bus Trans Manado Dianggap Mengganggu. Sopir Mikrolet Mengadu ke DPRD Sulut


Kehadiran Bus Trans Manado Dianggap Mengganggu. Sopir Mikrolet Mengadu ke DPRD Sulut Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Puluhan sopir di Kota Manado menggelar aksi damai di kantor DPRD Sulut, mereka menuntut agar para wakil raktat yang ada di DPRD Sulut dapat menerima aspirasi mereka menuntut Pemerintah Kota Manado bersama Organda memghentikan oprasional Bus Trans Manado yang dinilai telah memgganggu terutama pendapatan mereka sebagai sopir mikrolet.

Caption Foto : Aksi Damai ratusan sopir Mikrolet di Kantor DPRD Sulut

“Kita sopir trayek malalayang sangat terganggu dengan kehadiran Bus Trans Manado, sebelum ada bus pendapatan bisa mencapai Rp 150.000 per hari namun sejak Bus Teans Manado beroprasi pendapatan menurun. Kita punya keluarga Bini anak yang harus dihidupi, dan kita para sopir susah, dengan keadaan ini, Pemerintah jangan hanya memikirkan keuntungan Pengusaha sedang kami dikesampingkan,” ungkap Vicky Olii sopir basis Malalayang saat orasi di kantor DPRD Sulut Kamis (29/1/2026).

CAPTIOM FOTO : Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter, Anggota DPRD Sulut Amir Liputo dan Ruslan Andulgani saat menerima aspirasi

Juga kata Yopy Dengah sopir basis Paal Dua , kehadiran Bus Trans Manado sangat mengganggu terutama dari segi pendapatan menjadi menurun dan menuntut oprasi Bus Trans Manado dihentikan.”Pemerintah membuat kebijakan tidak sesuai dan merugikan para sopor. Pak Walikota Manado tidak pernah merasakan susah jadi dia tidak tau kesusahan masyarakat terutama para sopir mikro, dia kase senang 500 orang yang punya pendapatan diatas rata rata, tapi dia kase sengsara 1500 warga yang adalah sopir,” ungkap Yopi.

Sementara itu Anggota DPRD Sulut Amir Liputo, mengatakan mekanisme di Dewan Provinsi semua terkait aspirasi itu kewenangan ada di Pimpinan Dewan yang merekomemdasikan ke Komisi dan dilanjutkan akan memanggil para pihak lewat rapat dengar pemdapat unruk mebicarakan apa yang menjadi tuntutan.” Kami (DPR ) akan menindak lanjuti Aspirasi yang disampaikam untuk kemidian mengjasilkan sebuah keputusan yang dituangkan dalam bentuk rekomemdasi,” jelas Amir.

Sememtara itu Wakil Ketua DPRD Royke Anter memegaskan aspirasi yang dissampaikan telah dipahami bagaimana keresahan yang di alami oleh para sopir dan kami akan segera nenindak lanjuti.”Saya sebagai pimpinan secepatnya akan melaporkan kepada Ketua DPRD karena semua surat menyurat harus ditanda tangi Ketua, yamg pasti aspirasi yang disampaikan secepatnya akan ditindak lanjuti,” ungkal Royke Anter.

Kehadiran para sopir di kantor DPRD Sulut diterima oleh Wakil Kerua Royke Anter, Anggota Amir Liputo, Ruslan Abdulgani (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,658 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Silahturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah, Yuk Intip Siapa Saja Pejabat Pemerintah dan Polri Yang Mengadakan Open House

21 Maret 2026 - 23:53 WITA

Luar Biasa Ribuan Pemuda Advent Manado Hadiri Perayaan GYD-GCD Communion In Action

21 Maret 2026 - 10:25 WITA

Merson Simbolon Resmi Mendaftar Calon Ketua PWI Sulut Masa Bakti 2026–2031

20 Maret 2026 - 22:07 WITA

Pendaftaran calon Ketua PWI Sulut dan calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) Ditutup

20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Empat Calon Ketua PWI Sulut, Tiga Calon Ketua DK Periode 2026-2031 Siap Bertarung Rebut dalam Konferensi PWI Sulut 31 Maret 2026.

20 Maret 2026 - 01:54 WITA

Merson Simbolon Resmi Mendaftar Sebagai Bakal Calon Ketua PWI Sulut Bawa Misi Peningkatan Kompetensi

19 Maret 2026 - 19:53 WITA

Trending di Manado