Manado, Sulutnews.com – Animo masyarakat Sulut terutama lulusan SMK baik Negeri dan Swasta untuk ikut tes magang dan bekerja di Jepang cukup tingi.
Hal tersebut dikatakan Kabid SMK Dinas Pendidikan ( Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd kepada Sulutnews.com disela sela pelaksanaan tes ikut magang ke Jepang di Kompleks Kantor Dikda Sulut Rabu (16/10).

Foto – Lulusan SMK yang lagi Antre ikut Tes Magang ke- Jepang di Kantor Dikda Sulut
Menurut Pangkerego program Magang ke Jepang bagi lulusan SMK di Sulut dilakukan Pemda Sulut lewat terobosan Gubernur Prof Dr (HC) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw untuk membantu masyarakat Sulut terutama lulusan SMK terutama yang ingin bekerja di Jepang.
Dikatakan dalam tes saat ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan dan juga berkas berkas seperti KTP dan Kartu Keluarga serta Ijazah.
Apabila dokumen lengkap dan tes kesehatan lulus maka akan ikut pelatihan di Balai Latihan Kerja ( BLK) selama tiga bulan. Di BLK akan diberikan pelatihan dan juga penguasaan Bahasa Jepang.” Jadi lulusan SMK kita latih di BLK dengan baik agar lulus kemudian langsung dikirim Ke Jepang untuk magang selama tiga tahun” kata Kabid.
Selama Magang diberbagai perusahaan di Jepang diberikan gaji paling rendah Rp 15 juta dan paling tingi Rp 25 juta. Ini sangat baik gaji yang dibayar selama magang.

Menurut Kabid apabila selama Magang bekerja dengan baik dan bahasa Jepang sudah sangat lancar dqn fasih maka bida dipertahankan sebagai pekerja yang tetap dengan gaji lumayan Rp 60 juta lebih setiap bulan” Jadi program Magang ke- Jepang merupakan langkah yang baik. Karena itu bagi lulusan SMK jangat lewatkan momentum ini” kata Pangkerego.
Tes Magang ke Jepang sudah dilakukan tahun lalu dan ada yang sudah bekerja dan awal tahun ini ada 140 yang sudah dikirim baru baru ini. Jadi tahun ini yang sudah dikirim ke Jepang cukup banyak 140 dan hasil evaluasi baik mereka selama magang. Bahkan ada yang sudah menjada pekerja tetap.
Kabid berharap program terus dilakukan agar bisa mendatangkan kesejahtraan bagi lulusan SMK karena gaji lumayan besar.
Sementara Kepsek SMK Negeri 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd secara terpisah kepada Sulutnews.com di Kantor Dikda Sulut Rabu (16/10) mengatakan, lulusan dari SMK 1 Tondano sudah ada yang Magang di Jepang cukup baik pendapatan mereka.
Senang Ada Magang
Sementara sejumlah lulusan SMK kepada Sulutnews.com disela sela pelaksanaan tes Magang di Kantor Dikda Sulut Rabu (16/10) mengatakan, mereka ikut tes Magang katena ingin bekerka di Jepang .” Saya ingin bekerja di Jepang karena saya dengar gaji lumayan baik” kata Swingly Paath dan Novie Legesan dua lulusan SMK di Manado.
Menurut Swingly Paath jurusan Geologi Pertambangan lulusan SMK Swasta Prisma Manado tahun 2017 sejak lulus belum bekerja tetap. Dengan ada program Magang ke Jepang saya ikut mendaftar dan saat ini ikut tes.’ Saya Berdoa dan berusaha agar bisa lulus tes” kata Swingly. Begitu juga dikatakan Novie Legesan lulusan SMK Swasta Elfatah Manado jurusan Audio Vidio tahun 2014. Sejak lulus sudah pindah pindah kerja namun karena ada program magang kita ikut mendaftar” Saya optimis bisa lulus karena sudah ada pengalaman kerja ” kata Novie.
Pantauan Sulutnews.com sejak jam 09.00 wita pagi ratusan lulusan SMK sudah mendatangi lokasi tes di Komplkes Dikda Sulut. Dan tes dari Dikda dan Dinas terkait termssuk Dinas Kesehatan. Kedua lulusan SMK tersebut mengatakan senang ada program Magang ke- Jepang.(Fanny)







