Manado, Sulutnews.com – Pengusaha dan sektor Industri di di Jepang sangat membutuhkan tenaga kerja yang trampil dan memiliki skil yang baik dari Sulut terutama lulusan dari SMK. Karena di Jepang sangat terbatas tenaga kerja terutama anak mudanya.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Pimpinan PT Indonesia Nippon Anugerah (PT.INA) dan Sejumlah Pengusaha dan Industri serta Usaha Koperasi dari Jepang dengan ratusan Siswa SMK Negeri Pembangunan Pertanian Kalasey ( SMKN- PP) bersama Kepsek Erni Onibala S.Pi.M.Si dan guru guru serta orang tua Murid Kamis (19/6) di Aula SMKN- PP.
Sebelum pertemuan enam tamu khusus dari Jepang yang terdiri perwakilan pengusaha Industri dan Koperasi serta tiga pimpinan PT.INA yang memfasilitasi lulusan SMK untuk magang di Jepang meninjau beberapa usaha pembuatan kue dan juga ketrampilan lain.

Foto – Pengusaha Dan PT.INA Saat Bersama Siswa SMKN- PP
Menurut sejumlah perwakilan Pengusaha dan Industri dan Koperasi dari Jepang didepan Kepsek dan ratusan siswa mereka mengatakan butuh tenaga kerja lulusan dari SMK di Sulut.” Kami datang lihat langsung disekolah ini sangat baik” kata para pengusaha dari Jepang lewat penerjemah Rico Valentino yang juga Pimpinan PT.INA dari Jakarta.
Mereka butuh tenaga trampil dan punyaku semangat kerja. Karena mereka kekurangan tenaga kerja. Mereka juga minta untuk bekerja harus taat aturan sesuai ketentuan bekerja di Jepang.
Dalam acara tersebut ada tiga siswa dan satu orang tua yang bertanya dalam Dialog tersebut yang intinya terkait situasi saat bekerja magang di Jepang.
Menangapi pertanyaan siswa dan orang tua sejumlah pengusaha yang hadir lewat Rico Valentino mengatakan bekerja di Jepang harus yang punya skil dan semangat bekerja. Mereka juga tetap perhatikan tenaga kerja sesuai aturan dan ketentuan yang ada. Rico Valentino mengatakan tamu dari Jepang menyampaikan terima kasih atas penerimaan dari pihak SMKN- PP termasuk Kepsek Erni Onibala dan staf.

Foto – Saat Dialog Dengan Siswa
PT.INA
Sementara itu Komisaris PT.INA dari Jakarta dan Jawa Barat S. Lapasamula didampingi Kepala Perwakilan PT.INA Sulut Romy Candra kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut usai pertemuan mengatakan, kunjungan enam perwakilan dari Pengusaha dan Industri serta Koperasi dari Jepang penting karena mereka melihat langsung dan melakukan dialog dengan Kepsek dan Siswa SMKN- PP karena mereka butuh tenaga kerja dari Sulut terutama juga bidang skil untuk pertanian. Jadi sangat baik kunjungan di Sulut.
Pihak Jepang memang sangat butuh tenaga kerja dari Indonesia termasuk Sulut. Ada berbagai daerah sudah mengirim lulusan SMK untuk magang dan sudah bekerja di Jepang. PT.INA yang memfasilitasi semua ini. Ini peluang besar bagi Sulut.
500 Dari Sulut
Sementara itu Kepala Perwakilan PT.INA Sulut Romy Candra kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut mengatakan, sejak program Magang ke – Jepang dilakukan atas kerjasama dengan Pemda Sulut sejak tahun 2023 hinga tahun ini 2025 sudah 500 lebih lulusan SMK dan warga Sulut magang dan bekerja di Jepang hinga saat ini. Kunjungan tamu pengusaha dari Jepang di SMKN- PP Kalasey itu juga untuk sosialisasi dan mencari tau kondisi SMK di Manado.” Kami optimis dengan kunjungan ini akan memotvasi lulusan SMK di Sulut untuk magang di Jepang” kata Candra.

Foto – Tim Dari Jepang dan PT.INA Saat Tinjau Usaha Dari Siswa SMKN- PP
Untuk tahun ini sudah ada dua gelombang yang kami kirim magang di Jepang. Ada gelombang ketiga yang akan kita rekrut lagi untuk masuk Balai Latihan Kerja ( BLK). Untuk SMK magang sekitar 3 tahun gaji Rp 15 juta setiap bulan . Dan usai magang bisa kerja di Jepang dengan gaji besar.
Terkait kualitas lulusan SMK yang magang di Jepang sangat baik. Karena itu mereka datang langsung ke Sulut.” Jadi kualitas sangat baik” kata Candra. Ia berharap kedepan harus tingkatkan terus kualitas dan skil agar nanti bertambah permintaan magang.
Sementara itu Kepsek SMK -PP Erni Onibala menyatakan banga atas kunjungan dari Pengusaha dan Koperasi disekolah mereka. Ada sekitar 47 siswa yang akan magang di Jepang tahun ini. Dan sejak 2023 sudah ada 100 lulusan SMKN- PP yang ikut magang hinga saat ini.” Kami terus benahi kualitas lulusan SMK- PP karena empat jurusan cukup baik” kata Kepsek. Menurut Kepsek jurusan atau program keahlian cukup banyak peminat. Dan kedepan dipastikan akan bertambah.
194 SMKN Dan Swasta
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd secara terpisah kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut mengatakan, Hinga Saat ini ada 194 SMK di Sulut terdiri 100 SMK Swasta 94 SMK Negeri tersebar di 15 Kabupaten dan Kota. Untuk program Magang terus kita dorong semua SMK tingkatkan kualitas karena peluang kerja magang di Jepang sangat baik dan terbuka lebar
Karena itu saya sebagai Kabid SMK melakukan bintek terus bagi semua SMK. Proses belajar harus lebih baik dan program keahlian kita dorong kualitas lebih baik.
Dan rencana bulan Juli akan ada lagi pendaftaran untuk ikut Magang bagi lulusan SMK baik lulusan tahun ini dan tahun sebelumnya sebelum umur 30 tahun.” Saya optimis lulusan SMK kita berkualitas saat Magang di Jepang” kata Kabid Vecky Pangkerego. (Fanny)





