Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 15 Nov 2025 23:40 WITA ·

Investasi pada Guru Berkualitas: Mengapa Kita Tertinggal? Suara dari Rote Ndao


Investasi pada Guru Berkualitas: Mengapa Kita Tertinggal? Suara dari Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Di tengah perbincangan nasional mengenai kualitas pendidikan di Indonesia, suara dari daerah pun turut bergema. Seorang Ibu Kepala Sekolah SMP di Rote Ndao, yang enggan disebutkan namanya, mengikuti jejak Gita Wirjawan dalam mempertanyakan mengapa investasi pada guru berkualitas masih belum menjadi prioritas utama. Pertanyaan ini mencuat seiring dengan keprihatinan terhadap rendahnya skor PISA (Programme for International Student Assessment) Indonesia dibandingkan negara-negara tetangga, terutama Singapura.

Kondisi Lokal di Rote Ndao:

Ibu Kepala Sekolah tersebut mengungkapkan tantangan yang dihadapi di Rote Ndao, di mana akses terhadap pendidikan berkualitas masih terbatas. “Kami ingin anak-anak di sini cerdas, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Tapi bagaimana bisa, jika guru-guru kami kurang mendapatkan perhatian?” ujarnya dengan nada prihatin.

Perbandingan dengan Singapura (dan Relevansinya):

Skor PISA: Gita Wirjawan menyoroti bahwa Singapura menduduki peringkat pertama dalam skor PISA. Meski konteksnya berbeda, Ibu Kepala Sekolah tersebut mengakui bahwa ini adalah cerminan kualitas pendidikan yang patut dicontoh.
Seleksi Guru: Wirjawan menekankan bahwa menjadi guru di Singapura bukanlah hal yang mudah, dengan seleksi yang lebih ketat dari kedokteran. Di Rote Ndao, Ibu Kepala Sekolah tersebut berharap ada peningkatan standar seleksi dan pelatihan guru.
Profesi Pilihan: Di Indonesia, profesi guru seringkali menjadi pilihan terakhir. Ibu Kepala Sekolah tersebut berharap agar profesi guru dihormati dan dihargai, sehingga menarik minat generasi muda terbaik untuk menjadi pendidik.

Implikasi dan Dampak (dalam Konteks Rote Ndao):

Kualitas Pendidikan: Kurangnya investasi pada guru berkualitas berdampak langsung pada kualitas pendidikan di Rote Ndao.
Daya Saing Global: Rendahnya skor PISA mencerminkan kurangnya daya saing global Indonesia, termasuk anak-anak dari Rote Ndao.
Masa Depan Bangsa: Investasi pada guru berkualitas adalah investasi pada masa depan bangsa, termasuk generasi muda Rote Ndao.

Langkah yang Perlu Diambil (dengan Sentuhan Lokal):

1. Peningkatan Seleksi: Pemerintah daerah perlu meningkatkan standar seleksi guru untuk memastikan hanya yang terbaik yang bisa menjadi pendidik di Rote Ndao.
2. Pelatihan dan Pengembangan: Guru perlu mendapatkan pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan, disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
3. Apresiasi dan Insentif: Pemerintah daerah perlu memberikan apresiasi dan insentif yang layak bagi guru, terutama yang bertugas di daerah terpencil.
4. Perubahan Paradigma: Masyarakat perlu mengubah paradigma bahwa profesi guru adalah pilihan terakhir.

Pertanyaan Gita Wirjawan, yang digaungkan oleh seorang Ibu Kepala Sekolah di Rote Ndao, adalah panggilan untuk bertindak. Investasi pada guru berkualitas bukan hanya tentang meningkatkan skor PISA, tetapi juga tentang membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, termasuk bagi anak-anak di Rote Ndao.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,011 kali

Baca Lainnya

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, tanggal 10 Maret 2026

10 Maret 2026 - 23:36 WITA

Trending di NTT