Minut, Sulutnews.com – Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) XV Sulut Hendro Satryo ST.MT.MK optimis hinga Desember akhir tahun 2023 semua pekerjaan proyek jalan dan jembatan serta tangul dan drainase dengan pagu angaran Rp 932 miliar akan terealisasi 100 persen.
“Saya optimis itu semua terealisasi 100 persen hinga akhir tahun. Karena hinga saat ini sudah sekitar 30 persen yang dikerjakan” kata Kepala BPJN XV Sulut Hendro Satryo kepada wartawan Jumat (28/7) dikantornya di Minahasa Utara ( Minut).
Hendro Satryo yang didampingi Kepala Tata Usaha BPJN XV Djendry Wongkar mengatakan, dalam proses pekerjaan proyek oleh kontraktor saat ini pihaknya terus lakukan pengawasan ketat. Agar kualitas proyek hinga selesai baik bukan asal asal dikerjakan ” Jadi proyek bisa tepat waktu selesai namun harus berkualitas. Karena kalau tidak akan diprotes masyarakat” kate Hendro.
Dalam pengawasan itu sangat ketat oleh PPK dan juga dari Konsultan. Jadi tidak main main. Proyek yang lambat terus kita desak Kontraktor untuk cepat selesaikan. Seperti jalan Ringrood tiga tahap tiga sepanjabg 1,9 km. Meski ada sejumlah petani pengarap masih protes untuk 400 meter pihaknya tetap kerjakan yang 1,5 km lebih dulu. Bila sudah tuntas masalah 400 meter kita akan kerjakan.
Begitu juga sekitar 12 Jembatan di Kabupaten Talaud ada yang sudah rampung ada sementara dikerjakan. Termasuk Jembatan di Ranowangko Amurang Kabupaten Minsel. Hendro mengatakan untuk jalan Nasional sepanjang 1.682 di Sulut sebagian besar sudah diperbaiki dan ada yang sementara proses perbaikan yang rusak berat.” Kita berharap tuntas semua proyek yang sudah dikerjakan termasuk di daerah Kepulauan” katanya.
Jalan Bandara Di Sitaro
Seperti kata pak Hendro dua ruas jalan di Kabupaten Kepulauan Sitaro yakni ruas jalan dari Pelabuhan Ulu Siau ke Bandara Baru sepanjang 13 Km dengan angaran Rp 19 miliar lebih. Dan ruas jalan Bandara Baru ke Ibukota Kabupaten Sitaro Ondong sepanjang 19 km dengan angaran Rp 19 miliar lebih.” Dua ruas jalan ini harus tuntas hinga akhir tahun” katanya. Karena sangat dibutuhkan untuk akses ke Bandara Baru di Kabupaten Sitaro.
Begitu juga jalan Nasional Girian Kota Bitubg- Kema- Rumbia hinga Ratatotok itu harys tuntas. Saat ini memang sudah 25 persen lebih yang terealisasi terutama perbaikan beberapa titik yang rusak berat sepanjang 11 km dari 50 km panjan jalan tersebut.
Untuk proyek perbaikan jalan yang rusak dari Kota Manado hinga Tomohon dan Ratahan Minahasa Tengara sementara dikerjakan beberapa titik semua diharapkan tuntas akhir tahun termasuk di Bolmong hinga Bolmut .Dan juga dari Wori ke Lukupang hinga Kota Bitung.dan puluhan kilometer sementara dikerjakan.” Kami awasi ketat agar selesai tepat waktu” kata Hendro.
Belum Bisa
Sementara terkair ada usulan pelebaran ruas jalan dari Kota Manado ke Kota Tomohon untuk sementara ini belum bisa diperlebar. Karena dari survey sudah lebar. Dan memang sangat sulit karena sebelah kiri jurang dan sebelah kanan tebing dan bukit.” Kami belum ada rencana itu” kata Hendro. Memang sering macet tapi saat akhir pekan saja karena Kota Tonohon Kota Wisata dimana akhir pekan banyak wisatawan yang datang. Sementara hari lain sepi dan tidak macet. Pihaknya hanya perbaiki yang rusak berat dan ringan. Itu solusi sementara kami lakukan agar tetap lancar dan nyaman setiap warga yang melewati jalur tersebut.
Hendro mengatakan semua laporan terkait jalan rusak langsung diperhatikan.BPJN tetap berupaya semua jalan Nasional dan jalan daerah yang diminta diperbaiki karena ada Inpresnya maka kita bantu perbaiki. (fanny)





