Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 17 Agu 2025 15:26 WITA ·

Guskamla Koarmada II Gelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh


Guskamla Koarmada II Gelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II dengan unsur BKO KRI PARI-849 menggelar Aksi Peduli Nelayan di Perairan Lembeh, Bitung. Minggu(17/08/25)

Kegiatan ini diawali dengan lego jangkar KRI PARI-849 di sekitar perairan Lembeh.

Dikesempatan ini, Prajurit TNI AL menyalurkan langsung bantuan berupa sembako dan bendera merah putih kepada nelayan kecil yang sedang beraktivitas di perairan.

Aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat pesisir, sekaligus upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan kebanggaan terhadap simbol negara di kalangan nelayan.

Kehadiran bendera Merah Putih di tengah laut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan hingga ke pelosok Nusantara.

Komandan Guskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, S.E menyampaikan bahwa tugas TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“Laut adalah masa depan bangsa. Dengan semangat kemerdekaan, mari kita jaga laut, kita perkuat persatuan, dan kita hadir untuk rakyat.

TNI AL akan terus berada bersama masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekuatan bangsa,” tegasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat nelayan, dalam penangkapan ikan jangan menggunakan bahan peledak atau bahan yang dilarang oleh pemerintah.

” Sebab, hal itu akan merusak ekosistem serta mempengaruhi hasil tangkapan di kemudian hari.” Jelasnya.

Dirinya berpesan bahwa laut adalah perekat bangsa, untuk itu dirinya mengajak untuk pedomani semboyan ” justru di laut kita jaya”.

Dikesempatan yang sama, mewakili masyarakat nelayan setempat, Lurah Binuang, Kec Lembeh Utara, Yekonia Nanangkong menuturkan bahwa kewajiban menjaga kehidupan biota laut dan terumbu karang serta ikan yang ada di perairan Lembeh menjadi prioritas para nelayan setempat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas hubungan yang terjalin baik  antara Guskamla dan Nelayan sebagai bentuk tanggung jawab untuk generasi yang akan datang.

” Laut ini adalah rumah kita bersama, laut ini adalah tempat kita mengais kehidupan, salah satu tempat mencari nafkah.” Katanya.

Untuk itu atas nama masyarakat nelayan di Kelurahan Binuang dan sekitarnya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Guskamla.

” Ini menjadi motifasi kami untuk lebih giat lagi sebagai nelayan dan pantang menyerah, karena sebagai nelayan harus tangguh menghadapi berbagai tantangan di lautan.” Tandasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Aslog Danguskamla Koarmada II, Kolonel Laut (T) Suhardin, S.T. Paban Pamgal Sintel Guskamla Koarmada II, Mayor Laut (KH) Eko Purwanto, S.Kom. Pabandya Ren Sops Guskamla Koarmada II, Mayor Laut (P) Bambang Harianto. Komandan KRI Pari – 849, Mayor Laut (P) Muh. Riyan Raditia, S. T.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,471 kali

Baca Lainnya

Posbankum Jadi Jembatan Hukum Masyarakat, Kemenkum Resmikan di 15 Daerah Sulut

27 Februari 2026 - 00:11 WITA

Stefanus BAN Liow Tinjau Kesiapan Pelayaran PELNI dan KSOP Bitung Jelang Nyepi dan Lebaran

26 Februari 2026 - 22:30 WITA

James Kaihatu Serahkan Tongkat Kepemimpinan Bapelkum Bitung kepada Sudarsono

26 Februari 2026 - 22:09 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026

25 Februari 2026 - 23:18 WITA

Panitia Pastikan Konferensi PWI Sulut Berjalan Demokratis Sesuai PD/PRT

24 Februari 2026 - 00:21 WITA

Bukan Hanya Jualan Takjil, Ramadhan Fest Bitung  Tebar Nilai Spiritual

22 Februari 2026 - 18:42 WITA

Trending di Bitung