Kupang,Sulutnews.com – Ketua DPD Golkar NTT sekaligus Gubernur NTT, membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis. Musda ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyegarkan organisasi dan menegaskan kembali peran AMPI sebagai rumah besar bagi anak muda NTT.
“Selamat kepada saudara Anton Mahemba yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD AMPI NTT periode 2025–2030,” ujar Gubernur. Ia berharap AMPI dapat kembali produktif, inklusif, dan relevan bagi generasi muda. “AMPI bukan hanya untuk kader Golkar—pemuda dari berbagai latar belakang bisa bergabung, berkarya, dan memberi dampak,” tambahnya.

Gubernur menekankan agar AMPI tidak berhenti pada aktivitas politik semata, tetapi bergerak kuat di sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan anak muda. “Setiap DPD AMPI kabupaten/kota saya minta memiliki One Community One Product (OCOP), yang nantinya bisa terhubung dengan NTT Mart dan ekosistem ekonomi daerah,” tegasnya.
Konsolidasi organisasi harus berjalan serius hingga ke 22 kabupaten/kota. “Jika setahun kepengurusan tidak bergerak, tentu harus dievaluasi,” kata Gubernur. AMPI juga didorong untuk membuka ruang lebih luas bagi anak-anak muda berusia di bawah 30 tahun—mulai dari pelajar SMA hingga mahasiswa—agar organisasi ini benar-benar menjadi kawah candradimuka generasi baru NTT.

Gubernur berharap Musda ini tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga arah gerak organisasi yang lebih relevan dan memberi manfaat nyata, termasuk mendukung program strategis pemerintah seperti ekonomi kreatif, sekolah rakyat, dan penguatan komunitas lokal.
“AMPI harus hidup, bergerak, dan hadir sebagai kekuatan muda yang membangun NTT. Mari kita perkuat semangat kolaborasi dan pengabdian untuk daerah yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Reporter: Dance Henukh





