Rote Ndao, Sulutnews.com – Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur, kembali diramaikan oleh Festival Kuda Hias (HUS) Ndeo 2025. Acara tahunan yang sarat makna budaya ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rote Ndao, berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Juli 2025 di Tanah Suku Ndeo, Dusun Oelaen, Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu.
HUS Ndeo, salah satu festival kuda hias tertua di Kabupaten Rote Ndao, merupakan wujud syukur masyarakat Suku Ndeo atas hasil panen pertanian mereka. Tahun ini, festival tersebut memiliki perbedaan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Atas arahan Bupati Rote Ndao, acara pra-HUS dilaksanakan selama dua hari, tanggal 7 dan 8 Juli 2025, sementara puncak acara berlangsung pada tanggal 9 Juli 2025.
Inovasi juga terlihat pada kolaborasi Disbudpar Rote Ndao dengan Roket EO & Entertainment, dengan Rani Nano Bakri sebagai Marketing Officer, dalam penyelenggaraan HUS Ndeo 2025. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya tarik festival.
Lebih dari sekadar perlombaan kuda hias, HUS Ndeo 2025 menyajikan beragam atraksi budaya yang memikat. Pukul gong, tarian tradisional, silat kampung, permainan anak-anak, dan berbagai perlombaan lainnya turut memeriahkan acara, menciptakan suasana meriah dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar. Festival ini menjadi momentum penting dalam melestarikan tradisi leluhur, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu meningkatkan perekonomian lokal.
Acara pembukaan pada tanggal 7 Juli 2025 berlangsung aman dan tertib, dengan pengamanan yang terkoordinasi oleh personel Polsek Rote Barat Laut. Puncak acara pada tanggal 9 Juli 2025 akan diresmikan langsung oleh Bapak Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, yang diharapkan akan semakin meningkatkan prestise dan daya tarik HUS Ndeo 2025.
Kadis Budpar Rote Ndao berharap agar seluruh peserta dan pengunjung dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung. Semoga HUS Ndeo 2025 menjadi suguhan budaya yang berkesan dan berkontribusi positif bagi pelestarian budaya dan kemajuan pariwisata Rote Ndao.
Reporter : Dance Henukh





