Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 17 Mei 2025 12:52 WITA ·

Dugaan Penggelapan Gaji Kader Posyandu Desa Mbokak, Rote Barat Daya


Dugaan Penggelapan Gaji Kader Posyandu Desa Mbokak, Rote Barat Daya Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Kegaduhan muncul di Desa Mbokak, Kecamatan Rote Barat Daya, terkait dugaan penggelapan gaji lima kader Posyandu. Para kader mengaku belum menerima gaji sejak tahun 2024. Ironisnya, mereka telah bekerja keras menjaga kesehatan anak-anak di desa tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat, 16 Mei 2025, Kepala Desa Mbokak menyatakan telah menyelesaikan pembayaran gaji kelima kader Posyandu tersebut. Pernyataan beliau, “Beta sudah selesai bayar gaji upah lima orang Kader Posyandu sejak tahun 2024,” juga mencakup pembayaran tunjangan untuk Tenaga Kaur Posyandu sejak tahun 2004.

Namun, pernyataan Kepala Desa tersebut dibantah oleh para kader Posyandu yang mengaku belum menerima pembayaran. Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi pengelolaan dana desa. Apakah ada penyimpangan dalam penyaluran dana, atau bahkan indikasi penggelapan?

Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Para kader Posyandu, sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, berhak mendapatkan haknya secara penuh dan tepat waktu. Pemerintah Desa Mbokak dan instansi terkait harus segera menyelidiki dugaan penggelapan ini dan memberikan solusi yang adil bagi para kader. Kejelasan dan penyelesaian yang transparan sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Ketidakjelasan ini mengancam semangat dan dedikasi para kader Posyandu. Mereka berhak mendapatkan penghasilan yang layak atas jasa dan kerja keras mereka. Diharapkan pemerintah daerah segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memastikan tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di masa mendatang.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,468 kali

Baca Lainnya

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Trending di News