Kepala Disperindag, Budiarto Mukau (kiri) dan Kepala Bapperida, Ronald N. Pakasi (kanan) tuai apresiasi saat menghadiri RDP gabungan komisi DPRD Sitaro (atas) pada Kamis, 19/02/2026
Sitaro.sulutnews.com – Langkah tak biasa ditunjukkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Budiarto Mukau, bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Ronald N. Pakasi.
Keduanya menuai apresiasi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD bersama sejumlah perangkat daerah, setelah diketahui rela mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp8 juta demi membantu pedagang Pasar 66 Tagulandang.
Dana tersebut digunakan untuk membeli terpal berkualitas terbaik dan material bambu sebagai atap sementara pasar ikan yang belum sepenuhnya selesai diperbaiki akibat keterbatasan anggaran.
Dalam penjelasannya, Budiarto Mukau mengungkapkan, dirinya baru menjabat pada November lalu, saat proyek sudah masuk tahap pelaksanaan. Namun saat dilakukan pemeriksaan awal (MC-0), ditemukan kondisi rangka baja ringan yang tidak lagi layak.
“Sebagian besar baja ringan sudah mengalami korosi akibat air laut. Ketebalannya berkurang signifikan dan tidak lagi memenuhi standar struktur. Sambungan baut pun sudah tidak layak pakai,” jelasnya.
Kondisi itu memaksa dilakukan adendum pekerjaan dengan mengganti rangka baja ringan menjadi kayu kelas II. Akibat perubahan tersebut, anggaran Rp179 juta tidak lagi mencukupi sehingga masih tersisa sekitar 10 meter bagian atap yang belum tertangani.
Melihat kebutuhan mendesak para pedagang, Budiarto Mukau bersama Ronald N. Pakasi berinisiatif menutup sisa bagian atap menggunakan bambu dan terpal terbaik, sembari menunggu penganggaran perubahan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepekaan dan keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil di pasar tradisional.
Salah satu anggota DPRD dari Dapil Tagulandang–Biaro, Moktar Kaudis, menyampaikan apresiasi terbuka terhadap langkah kedua kepala SKPD tersebut.
“Sebagai wakil rakyat dari Dapil 3, saya sangat mengapresiasi Kadis Disperindag dan Kaban Bapperida yang berani menggunakan dana pribadi untuk membangun sisa kurang lebih 10 meter itu. Selama saya menjadi anggota dewan, baru kali ini saya mendengar ada kepala dinas yang menggunakan dana pribadi untuk membantu membangun pasar bagi para pedagang,” tegas Moktar.
Di sisi yang sama, Wakil Ketua DPRD, Alfrets Ronald Takarendehang, turut memberikan pandangannya.
“Saya sangat mengetahui bagaimana kinerja baik yang ditunjukkan oleh seorang Kadis Perindag, Budiarto Mukau, ketika beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Saya berharap kinerja yang sangat baik tersebut bisa terus diterapkan di Dinas perindag,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak kepemimpinan yang sudah teruji menjadi modal penting dalam menata sektor perdagangan dan pasar rakyat di Sitaro agar lebih tertib, aman, dan berpihak kepada masyarakat kecil.





