Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 17 Mar 2026 09:04 WITA ·

Dua Hari Hilang di Laut, Lima Warga Akhirnya Ditemukan Nelayan Karalung di Perairan Sitaro


0-0x0-0-0# Perbesar

0-0x0-0-0#

Sitaro.sulutnews.com –Lima orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di laut sejak Minggu, 15/3/2026 di perairan sekitar Kampung Lehupu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang nelayan pada Selasa, 7/3/2026 pagi.

 

Kelima korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh nelayan Kampung Karalung, Kecamatan Siau Timur, Hos Sundana, di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

 

Mereka yang ditemukan masing-masing Rido Mesi Lumakeki (18) warga Lingkungan I Tandurusa, Kecamatan Aertembaga; Veskin Jovanco Parasana (20) warga Tariang Lama, Kecamatan Kendahe; serta tiga anak yakni Rafael Lahensel (11), Yohanis Moningka (10), dan Aliando Gonia (11) yang semuanya merupakan warga Kampung Ngalipaeng I, Kecamatan Manganitu Selatan.

 

Menurut penuturan Veskin Jovanco Parasana, dirinya bersama Rido merupakan awak kapal KM Putra Mahakam 01. Keduanya berangkat menuju Kampung Lehupu menggunakan perahu ayuda dari kapal pajeko tersebut untuk mengambil gas.

 

Saat berangkat, mereka turut membawa tiga anak yang sebelumnya sedang memancing di Pelabuhan Ngalipaeng.

 

Namun dalam perjalanan, ketika perahu hampir mencapai Kampung Lehupu, mesin perahu tiba-tiba mengalami kerusakan sehingga perahu tidak lagi bisa dikendalikan.

 

Veskin mengaku sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari perahu menggunakan galon kosong sebagai pelampung untuk berenang menuju pantai. Namun karena kuatnya arus laut, ia tidak mampu mencapai daratan.

 

“Saya sempat lompat dari perahu dengan galon kosong untuk coba berenang ke pantai, tapi arus sangat kuat. Saya tidak sanggup sampai ke darat, akhirnya saya kembali berenang ke perahu dan bertahan bersama yang lain,” ujar Veskin.

 

Setelah itu, perahu mereka terus hanyut terbawa arus hingga mencapai sekitar Pulau Nenung.

 

Veskin juga menceritakan, mesin perahu sempat menyala kembali sehingga mereka mencoba mengarahkan perahu menuju Pulau Mahangetang untuk mencari pertolongan.

 

“Mesin sempat hidup kembali, jadi kami coba arahkan ke Mahangetang supaya bisa minta bantuan. Tapi bensin sudah habis, jadi perahu kembali hanyut mengikuti arus,” tambahnya.

 

Setelah hampir dua hari terombang-ambing di laut, perahu yang mereka tumpangi akhirnya ditemukan oleh nelayan Karalung, Hos Sundana, yang kemudian memberikan pertolongan kepada kelima korban.

 

Hingga berita ini ditayangkan, kelima korban telah berada di Kampung Karalung dan mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kampung Karalung, Polsek Siau Timur, serta Danposal Siau.

 

Kondisi para korban selamat meski mengalami kelelahan setelah berjam-jam hanyut di laut.

 

 

Artikel ini telah dibaca 2,101 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejati Sulut Kupas Peran Empat Tersangka Korupsi Bantuan Gunung Ruang, Kerugian Capai Rp22,7 Miliar

1 April 2026 - 02:15 WITA

Selama Sepekan, Polsek Siau Timur Jaring 25 Knalpot Racing dan Puluhan Pelanggar Lalu Lintas

29 Maret 2026 - 15:35 WITA

Polsek Siau Timur Gelar KRYD Cipkon, Tiga Kendaraan Knalpot Racing Ditertibkan

26 Maret 2026 - 08:31 WITA

Bertaruh Nyawa di Tengah Gelombang 5 Meter, Kisah Veskin Parasan Kendalikan Perahu Demi Selamatkan Empat Jiwa

17 Maret 2026 - 15:13 WITA

5 Warga Hilang di Laut Sangihe Ditemukan Selamat, Begini Respon Legislator Sulut Vionita Kuera

17 Maret 2026 - 14:04 WITA

Kapitalau Dame Satu Dukung Penerapan SISWAKAM, Dorong Transparansi Pengelolaan Keuangan Kampung

12 Maret 2026 - 12:15 WITA

Trending di Sitaro