Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 31 Okt 2025 08:43 WITA ·

Cuaca Ekstrem, Bupati Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada


Cuaca Ekstrem, Bupati Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada Perbesar

Sitaro.sulutnews.com | Dalam beberapa hari terakhir, langit Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) jarang cerah. Hujan turun hampir tanpa jeda, kadang disertai angin kencang. Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu ini, Bupati Sitaro Shyntia I. Kalangit mengeluarkan imbauan resmi: warga diminta tetap tenang, waspada, dan tidak panik.

 

“Dalam beberapa hari terakhir, wilayah kita mengalami hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan tanah longsor di daerah perbukitan serta gelombang tinggi di wilayah perairan,” ujar Kalangit dalam keterangannya, Kamis, 30/10/2025.

 

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, curah hujan di wilayah kepulauan itu meningkat tajam. Beberapa titik di Siau dan Tagulandang masuk dalam kategori rawan longsor. Di wilayah pesisir, nelayan diminta untuk menunda aktivitas melaut hingga kondisi dinyatakan aman.

 

Kalangit juga meminta agar masyarakat memperhatikan sejumlah langkah antisipatif. Warga yang tinggal di lereng atau tebing curam diminta mewaspadai tanda-tanda awal longsor, seperti retakan tanah atau aliran air yang berubah arah. Saluran air dan drainase di sekitar rumah juga diimbau untuk tetap bersih agar tidak menimbulkan genangan.

 

“Kalau ada situasi darurat, segera hubungi aparat desa, BPBD, atau posko terdekat. Jangan menunggu keadaan menjadi berbahaya,” katanya.

 

Kalangit juga berpesan, tentang pentingnya gotong royong dan solidaritas.

 

“Mari kita saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling membantu agar tetap aman dan terlindung. Dengan kewaspadaan, doa, dan kebersamaan, kita pasti mampu melalui situasi ini bersama dengan selamat,” tandas dia.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,261 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejati Sulut Kupas Peran Empat Tersangka Korupsi Bantuan Gunung Ruang, Kerugian Capai Rp22,7 Miliar

1 April 2026 - 02:15 WITA

Selama Sepekan, Polsek Siau Timur Jaring 25 Knalpot Racing dan Puluhan Pelanggar Lalu Lintas

29 Maret 2026 - 15:35 WITA

Polsek Siau Timur Gelar KRYD Cipkon, Tiga Kendaraan Knalpot Racing Ditertibkan

26 Maret 2026 - 08:31 WITA

Bertaruh Nyawa di Tengah Gelombang 5 Meter, Kisah Veskin Parasan Kendalikan Perahu Demi Selamatkan Empat Jiwa

17 Maret 2026 - 15:13 WITA

5 Warga Hilang di Laut Sangihe Ditemukan Selamat, Begini Respon Legislator Sulut Vionita Kuera

17 Maret 2026 - 14:04 WITA

Dua Hari Hilang di Laut, Lima Warga Akhirnya Ditemukan Nelayan Karalung di Perairan Sitaro

17 Maret 2026 - 09:04 WITA

Trending di Sitaro