Jakarta, Sulutnews.com – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihre, Rinny Silangen Tamuntuan (RST) di dampingi Kaban Perbatasan, Kadis Kominfo dan Kadis PUPR melakukan pertemuan serta audiensi dengan Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Rabu (22/02) di Jakarta.

Diterima oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr.Robert Simbolon, bersama Plh. Asdep Pengelolaan Lintas Batas Negara, Budi Setyono, Plh. Deputi bidang pengelolaan potensi kawasan perbatasan Gotmen Nainggolan sebagai Kepala Biro Hukum Organisasi dan Kepegawaian serta Karo Perencanaan dan Kerjasama beserta jajaran.

Pertemuan itu membahas terkait Pembangunan Pos Lintas Batas (PLBN) yang ada di Kecamatan Kepulauan Marore. Bupati pada kesempatan itu pula menjelaskan hal- hal yang berhubungan dengan Persyaratan PLBN, yaitu berdasarkan Perpres 18 Tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2O20-2024 dan Perpres 118 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2020-2024.
Pada tahun 2022 Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah melakukan kajian Study Kelayakan , kunjungan kerja Bupati mepertegas bahwa Pemerintah Kepulauan Sangihe mendukung penuh pembangunan PLBN Marore melalui penyediaan tanah maupun dukungan lainnya sesuai kewenangannya.

Dimana aktifitas perlintasan orang dan barang dari Marore – Batuganding Philipina maupun sebaliknya cukup ramai sehingga perlu ada peningkatan dari Pos Lintas Batas Tradisional Marore menjadi Pos Lintas Batas Negara.
“Tentunya, dengan apa yang kami sampaikan, Melalui Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, BNPP Pusat bisa menindak lanjuti dan memfasilitasi percepatan pembangunan PLBN di Kecamatan Marore”. Papar Tamuntuan.
Selain itu ada permasalahan terkait dukungan sarana prasarana penunjang kerja sama BCA yaitu Border Crosing Station (BCS) Marore dalam keadaan rusak berat, masalah transportasi laut, merupakam persoalan klasik dikawasan perbatasan.
Disampaikan oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, telah merencanakan Pembangunan PLBN Marore sebagaimana tertuang dlm RPJMN 2020- 2024 dan Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah Negara 2020-2024.

“BNPP akan berkoordinasi dengan Kemen PUPR untuk pembangunan dan ASDEP Pengelolaan Lintas Batas Negara serta BNPP telah melakukan kajian Pembangunan PLBN melalui beberapa aspek” ujar Simbolon.
Deputi bidang pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, menyampaikan bahwa estimasi anggaran pembangunan PLBN telah dihitung, kebutuhan lahan disiapkan oleh Pemda, juga nantinya patung Soekarno di Marore akan diperbaiki. (Andy Gansalangi)






