Rote Ndao,Sulutnews.com – Tanpa jeda istirahat setelah menyelesaikan beberapa rangkaian kegiatan di Kementerian (Jakarta) dan Provinsi (Kupang), hari ini saya kembali ke Rote bersama Tim dari Kemenko Pangan, Sekretaris Dirjen PK KKP, serta seluruh rombongan dalam agenda peninjauan ke Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang menuju Program Spasial Nasional (PSN). Semua upaya ini, tak peduli seberapa jauh perjalanan dan seberapa padat jadwal, selalu bertujuan satu: untuk kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.
Setibanya di lokasi, kelelahan seketika sirna ketika kami menyaksikan perkembangan pembangunan yang menunjukkan hasil yang sangat positif. Progres tahap pertama telah mencapai 77%, ditambah lebih kurang 5% pekerjaan tambah pada meja kristalisasi. Pencapaian ini bukan hanya angka belaka – ia mencerminkan kerja keras tim di lapangan dan komitmen bersama untuk menghadirkan kawasan industri garam yang modern dan terpadu, yang diharapkan mendukung kemandirian bangsa pada sektor pergaraman nasional. Tahap demi tahap, gambaran masa depan industri garam yang maju dan terkelola dengan baik semakin jelas terlihat, membawa harapan bagi seluruh warga.
Selain pembangunan industri itu sendiri, pekerjaan jalan hotmix/beton seluas lebih kurang 5 KM tahun ini juga sedang berjalan lancar dan akan dilanjutkan hingga tahun 2027, dengan target pencapaian 57 KM. Infrastruktur ini tidak hanya memudahkan akses ke kawasan industri, tetapi juga akan mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi barang di seluruh daerah – mulai dari hasil pertanian hingga barang kebutuhan sehari-hari.

Dalam kunjungan tersebut, kami juga berdiskusi mendalam mengenai langkah-langkah strategis selanjutnya, baik terkait penyelesaian konstruksi maupun persiapan operasional di masa mendatang. Saya menekankan pentingnya menjaga kelancaran setiap tahapan, agar penyelesaian pembangunan dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang telah menunggu dan mendukung gerakan pembangunan ini.
Salah satu hal yang terus menjadi perhatian utama saya adalah keterlibatan tenaga kerja lokal. Kesempatan kerja bagi masyarakat Rote Ndao harus terus diperluas, mulai dari masa pembangunan saat ini hingga kawasan industri ini resmi beroperasi. Kehadiran Sentra Industri Garam Nasional harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat aktif, meningkatkan keterampilan, dan memperoleh kesejahteraan yang lebih baik – karena kemajuan daerah hanya berarti sesuatu jika dirasakan oleh setiap warga, terutama yang tinggal di sekitar kawasan.
Sebagai Bupati, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada Tim Kemenko Pangan, Sekretaris Dirjen PK KKP, para mitra, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang terus bekerja sama serta memberikan dukungan bagi pembangunan kawasan ini. Semoga kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjaga, sehingga industri garam di Rote Ndao benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan daerah.
Ayo bangun Rote Ndao
Ayo bangun NTT
Ayo bangun Indonesia
Reporter : Dance Henukh





