Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 7 Des 2025 13:36 WITA ·

BPBD Sitaro Hormati Penyelidikan Kejati, Pastikan Agenda Pemulihan Warga Tetap Jalan


**Kejati Sulut melakukan penggeledahan dan penyitaan terkait dugaan korupsi penyaluran dana stimulan perbaikan rumah terdampak erupsi Gunung Ruang di Sitaro.
Perbesar

**Kejati Sulut melakukan penggeledahan dan penyitaan terkait dugaan korupsi penyaluran dana stimulan perbaikan rumah terdampak erupsi Gunung Ruang di Sitaro.

Sitaro.sulutnews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyatakan sikap kooperatif dan menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara. Hal ini disampaikan menyusul adanya kegiatan penggeledahan di Kantor BPBD Sitaro pada Kamis, 4/12/2025, terkait dugaan penyimpangan penyaluran dana stimulan rumah bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Tagulandang.

Kepala Pelaksana BPBD Sitaro, Joickson Sagune, menegaskan, pihaknya siap memberikan seluruh data dan keterangan yang dibutuhkan penyidik demi kelancaran proses hukum. Menurutnya, langkah yang diambil aparat penegak hukum merupakan bagian dari upaya memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang sedang berjalan dan siap membantu dengan menyediakan seluruh data yang diperlukan. Penegakan hukum harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Meski demikian, Joickson memastikan bahwa dinamika hukum tersebut tidak akan mengganggu kinerja BPBD dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan,  fokus utama BPBD Sitaro saat ini tetap pada agenda pemulihan warga terdampak bencana, khususnya percepatan penyaluran bantuan dana stimulan melalui Bank Mandiri serta proses relokasi warga dari Kampung Laingpatehi dan Pumpente ke Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

“Kami memohon ruang agar dua agenda besar ini dapat segera kami tuntaskan. Keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Denny Kondoj, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif di tengah proses hukum yang sedang berlangsung. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling menyalahkan atau memperkeruh suasana dengan pernyataan yang berpotensi memicu konflik.

“Kami mengimbau masyarakat Sitaro untuk tetap menjaga kehidupan yang rukun dan damai, terlebih saat ini kita sedang memasuki masa menyambut Natal Yesus Kristus. Aparat penegak hukum tentu bekerja dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tegas Sekda.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sitaro tetap menjunjung tinggi upaya penegakan hukum yang sedang berproses dan meyakini seluruh kebenaran akan terungkap sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Artikel ini telah dibaca 993 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Body Part Korban Banjir Bandang Sitaro Teridentifikasi, Polisi Pastikan Jenazah Milik Swingli Dalending

5 Maret 2026 - 12:31 WITA

Proyek Kelas Baru Mangkrak, Pejabat PPK Resmi Ditahan Kejari Sitaro

27 Februari 2026 - 23:52 WITA

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Trending di Adat Budaya