Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Nov 2024 22:36 WITA ·

Bank Muamalat dan BMM Resmikan Gerobak UMKM dan Kafalah Da’i


Bank Muamalat dan BMM Resmikan Gerobak UMKM dan Kafalah Da’i Perbesar

Jakarta, Sulutnews.com – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) menginisiasi program Bantuan Gerobak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pada peresmian program tersebut Kamis (28/11) di Kantor Pusat BMM, Jakarta, sebanyak 10 unit gerobak dan 10 paket modal usaha diberikan kepada 10 pejuang nafkah yang kondisi gerobaknya kurang memadai.

Ketua Pembina BMM yang juga Direktur Bank Muamalat Riksa Prakoso mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Bank Muamalat bersama BMM membantu pemberdayaan dan peningkatan kualitas pelaku UMKM. Pemilihan gerobak didasari pentingnya keberadaan gerobak sebagai sarana produksi bagi pelaku UMKM, yang seringkali memiliki keterbatasan untuk memperolehnya.

“Alhamdulillah, seluruh dana yang disalurkan berasal dari zakat karyawan Bank Muamalat. Kami berharap bantuan gerobak baru dan paket modal usaha ini dapat meningkatkan omset penjualan para penerima manfaat dan ikut mengangkat kualitas hidup mereka dan keluarganya,” kata Riksa.

Penyaluran gerobak baru kepada pelaku UMKM ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh BMM. Sebelumnya, sebanyak enam unit gerobak baru telah diberikan kepada pelaku UMKM yang menjadi korban kebakaran di Manggarai pada Agustus lalu. Selain pemberian gerobak, tidak menutup kemungkinan BMM juga akan melakukan pendampingan bagi para pelaku UMKM tersebut.

Pada kesempatan yang sama, BMM turut meresmikan program Kafalah Da’i Komunitas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Direktur Eksekutif BMM Novi Wardi menjelaskan, program Kafalah Da’i bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Komunitas Muhammadiyah untuk mendukung para da’i dalam kegiatan syiar dakwah dan pelayanan keagamaan di daerah 3T.

“Kafalah Da’i merupakan bentuk dukungan BMM untuk mendorong semakin banyak da’i yang bisa menyebarkan syiar dakwah ke seluruh pelosok negeri. Semoga program ini turut menambah motivasi dan kesejahteraan para da’i dalam menyebarkan ilmu, kebenaran, dan ajaran Allah SWT bagi mereka yang membutuhkannya,” imbuh Novi Wardi.

Para da’i tersebut nantinya juga akan menjadi perpanjangan tangan BMM di daerah 3T. Mereka akan menjadi relawan untuk kebutuhan penilaian ataupun penyaluran program-program sosial dan kemanusiaan dari BMM di daerah masing-masing.

Terdapat lima daerah yang masuk ke dalam cakupan Kafalah Da’i, yakni Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara; Katingan, Kalimantan Tengah; Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara; Nias Utara, Sumatera Utara; dan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Tidak berhenti di lima daerah tersebut, ke depannya BMM akan terus memperluas cakupan wilayah Kafalah Da’i.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,050 kali

Baca Lainnya

Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

7 Juli 2026 - 10:26 WITA

JMFF 2026 Tarik 4.026 Pengunjung, Edukasi Mineral Sambil Merajut Kesatuan Indonesia

7 Juli 2026 - 10:22 WITA

KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove

7 Juli 2026 - 09:34 WITA

Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

7 Juli 2026 - 08:00 WITA

BP Tapera Telah Menyelesaikan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Temuan BPK RI Terkait Ketidaktepatan Sasaran pada Pemeriksaan Tahun 2025

7 Juli 2026 - 07:37 WITA

Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat, Akulaku Finance Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026

7 Juli 2026 - 05:39 WITA

Trending di Bisnis