Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 20 Okt 2025 13:40 WITA ·

Antrean Panjang BBM di Sitaro, Ini Penyebab Sebenarnya


kinsumen berjam-jam antri di agen penyalur BBM di sitaro Perbesar

kinsumen berjam-jam antri di agen penyalur BBM di sitaro

Sitaro.sulutnews.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, kembali menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah agen penyalur makin sering terlihat, sementara keluhan warga mengenai sulitnya memperoleh BBM terus bermunculan.

Namun kondisi ini ternyata tidak semata-mata disebabkan oleh kurangnya pasokan. Ada sejumlah faktor lain yang berperan besar di balik meningkatnya tekanan terhadap distribusi BBM di daerah kepulauan tersebut.

Data terbaru dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sitaro menunjukkan, jumlah kendaraan bermotor terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat 6.633 unit kendaraan, terdiri dari 5.681 unit roda dua dan 952 unit roda empat. Angka itu melonjak pada tahun 2025 menjadi 7.103 unit, dengan 6.097 unit roda dua dan 1.006 unit roda empat.

“Dalam setahun terjadi penambahan hampir 470 kendaraan atau sekitar tujuh persen. Pertumbuhan ini tentu langsung memengaruhi peningkatan konsumsi BBM di lapangan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sitaro, Indra Purukan, Senin, 20/10/2025.

Dari sisi pasokan, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Sitaro, Jelin Yolanda Langitan, menyampaikan bahwa kuota Pertalite untuk tahun ini mencapai 4.522 kiloliter. Distribusi di tingkat agen juga dibagi sesuai kapasitas penyaluran: APMS Maranatha di Siau mendapatkan jatah sekitar 120 kiloliter per bulan, sementara APMS Sawang menerima sekitar 80 kiloliter per bulan.

“Pemerintah daerah telah berupaya menaikkan kuota hingga 20 persen setiap tahun agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Namun dengan pertumbuhan kendaraan yang cukup tinggi, perlu ada evaluasi menyeluruh agar distribusi tetap stabil,” jelas Jelin.

Selain kendaraan pribadi dan angkutan umum, sejumlah sektor ekonomi lain turut menyumbang tingginya permintaan BBM. Dunia pariwisata dan perikanan menjadi dua sektor dengan konsumsi energi yang cukup besar.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kelangkaan BBM di Sitaro bukan hanya persoalan pasokan, melainkan juga akibat meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang.

Situasi tersebut menegaskan perlunya sinkronisasi data antara jumlah kendaraan, kebutuhan sektor perikanan, layanan transportasi, dan kegiatan ekonomi lainnya dengan kuota BBM yang ditetapkan pemerintah. Tanpa perencanaan berbasis data yang akurat, kelangkaan dikhawatirkan akan terus terjadi meski kuota ditambah setiap tahun.

Seiring meningkatnya kebutuhan energi, pemerintah daerah juga diharapkan melakukan pemantauan secara berkala serta mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak, sehingga distribusi tetap lancar dan berkeadilan bagi seluruh warga.

 

Artikel ini telah dibaca 914 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejari Sitaro Bongkar Dugaan Permainan Proyek Pendidikan di SMAN 1 Siau Timur

11 Maret 2026 - 10:32 WITA

Body Part Korban Banjir Bandang Sitaro Teridentifikasi, Polisi Pastikan Jenazah Milik Swingli Dalending

5 Maret 2026 - 12:31 WITA

Proyek Kelas Baru Mangkrak, Pejabat PPK Resmi Ditahan Kejari Sitaro

27 Februari 2026 - 23:52 WITA

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Trending di Sitaro