Minahasa, Sulutnews.com – Sektor pertanian dan perkebunan memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan ekonomi Sulut hinga saat ini. Karena itu, Pemda Sulut terus mendorong Dinas Pertanian agar terus galakan dan mengajak masyarakat untuk mengolah lahan pertanian atau ” Mari Jo Ba Kobong: yang pak Gubernur Olly Dondokambey SE dan pak Wagub Drs Steven Kandouw lakukan saat ini.
“Lahan pertanian kita subur dan luas sekali Kita harus manfaatkan jangan jadi lahan tiidur” kata Plt Ketua Bappeda Sulut Ir Ira Katuuk M.Si kepada Sulutnews.com usai menjadi pembicara pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian ( Musrenbangta) Tingkat Sulut di Hotel Mercury Tateli Kabupaten Minahasa Kamis (29/3).
Acara dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Dr Praseno Hady AK MM dan ratusan peserta dari Dinas Pertanian di 15 Kabupaten dan Kota serta undangan lainnya. Acara yang akan berlangsung dua hari dihadiri juga pembicara dari bidang pertanian. Tujuanya untuk membahas dan evaluasi pembangunan pertanian dan menyusun program kedepan.
Menurut Ira Katuuk dari data yang ada sekitar 23 persen kontribusi dari sektor pertanian. Ini juga sangat banyak menyerap lapangan kerja. Komuditi pertanian termasuk hortikultura dan lainya cukup baik saat ini karena lahan kita subur di beberapa Kabupaten dan Kota. Menurut Katuuk pasar komuditi kita terbuka luas untuk negara tujuan ekspor kita. Tingal bagaimana kita tingkatkan kualitas produk pertanian kita.
“Jadi sektor pertanian kita harus dorong trus” kata Katuuk.
Memang besar sektor ini dan bersyukur karena ada dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat yang masuk dan juga lewat dana APBD Sulut. Saat memberikan materi Katuuk mengajak Dinas Pertanian Sulut hinga 15 Kabupaten dan Kota untuk membuat perencanaan yang baik dan terarah agar bisa majukan Sulut.
Kemudian harus lakukan koordinasi yang baik dan kerja keras.” Saya mengapresiasi acara ini karena sangat baik dalam kita majukan sektor pertanian” kata Katuuk.(fanny)







