Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait pemberitaan media ini dengan adanya dugaan persekongkolan dan lambannya penanganan penyelamatan aset dinas pertanian sehubungan dengan menghilangnya John Deere Upja sinar pagi kecamatan bungamas dinilai dinas pertanian lakukan penyelamatan diri.
Penyelamatan yang di lakukan oleh dinas pertanian kabupaten Bengkulu Selatan tampak jelas dengan Surat sakti yang di tanda tangani oleh kepala dinas pertanian Bengkulu Selatan, yang diduga sekedar penyelamatan menghindar dari ketidak pedulian dinas pertanian terhadap aset, surat tersebut di tujukan kepada Upja sinar pagi kecamatan bungamas.
Adapun dugaan surat sakti untuk penyelamatan diri yang di keluarkan oleh dinas pertanian kabupaten Bengkulu Selatan, melalui bidang sapras untuk di berikan dengan Upja sinar pagi kecamatan bungamas tampak terlihat dari tembusan surat tersebut yang di tujukan terhadap kepala desa ketaping di Ketaping.
Untuk di ketahui Upja sinar pagi kecamatan bungamas berada di desa gunung Kayo kecamatan bungamas, namun surat sakti yang di tembuskan bukan dengan pemerintah desa gunung Kayo, akan tetapi ke pemerintah desa ketaping yang mana di ketahui desa ketaping berada di kecamatan Manna.
Darsoni selaku penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan angkat bicara “memang apabila melakukan kesalahan, mau bentuk apapun di buat untuk penyelamatan diri tetap juga tidak bakal sempurna, akan tetapi bagaimanapun tetap nampak kejanggalan. bau busuk sangat susah untuk kita simpan, Oleh karena itu sesuai arahan Bupati Bengkulu Selatan yang terus menerus menyuarakan agar bersama sama untuk berbenah nampaknya tidak seluruh instansi yang mendengarkan dan melaksanakan, kiranya Bupati Bengkulu Selatan dapat melakukan tindakan positif atas hal ini demi menyelamatkan petani di kabupaten Bengkulu selatan”.
Hingga berita ini di terbitkan konfirmasi dengan pihak berkompeten lainnya sedang di upayakan. (JN)





