Tahuna, Sulutnews.com – Pada kegiatan Musrembang Kabupaten, Selasa (22/04/2025) kemarin ada tujuh poin yang disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.
Berikut ini tujuh poin tersebut :
Pertama, Tata kelola pemerintahan, birokrasi yang belum efisien, rendahnya inovasi, dan digitalisasi yang belum optimal.
Kedua, pemenuhan kebutuhan dasar, masalah akses air bersih, listrik, pangan, dan telekomunikasi di daerah terpencil.
Ketiga, Pertumbuhan ekonomi, minimnya kajian terhadap potensi sektor unggulan seperti perikanan, perkebunan, dan UMKM.
Keempat,peningkatan pelayanan sosial: Ketimpangan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta tingginya angka pengangguran muda.
Kelima, pelestarian budaya dan religius: Tantangan mempertahankan identitas lokal di tengah arus modernisasi.
Keenam, pengelolaan sumber daya alam, risiko bencana dan eksploitasi sumber daya yang belum berkelanjutan.
Ketujuh, Pemberdayaan generasi muda, bonus demografi yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Menyikapi hal itu, Jack Seba salah satu tokoh masyarakat Sangihe, mengatakan gagasan yang di sampaikan Bupati mencerminkan betapa seriusnya Bupati mendorong kemajuan di Sangihe.
“Kami menilai tujuh poin yang disampaikan Bupati sebagai bagian dari upaya Bupati untuk mendorong agar percepatan pembangunan Sangihe itu bisa diwujudkan, jadi ia semata mengingatkan kemajuan bagi daerah ini” tandas Seba.
Kemudian menurut dia, tujuh poin tersebut harus mampu di jabarkan oleh setiap instansi pemerintah sehingga selama kepemimpinan Bupati Thungari Sangihe mengalami kemajuan.
“Gagasan tersebut harus di dukung dan di wujudkan oleh instansi pemerintah didalamnya OPD-OPD sehingga berdampak pada kemajuan daerah”. Tutup Seba (Andy Gansalangi)






