Asahan, Sulutnews.com – Resahnya para kepala sekolah SMP Negeri / Swasta di kabupaten Asahan karena adanya intimidasi dari pemasok foto Presiden/ wakil dan foto Burung Garuda bahwa foto tersebut arahan dari Dinas Pendidikan Asahan dan wajib dibeli.
Ditemui di kantornya disalah satu sekolah SMP Negeri di kecamatan Rawang Panca Arga,dan salah satu sekolah SMPN kecamatan Meranti para kepala sekolah di dua kecamatan ini meminta namanya jangan diekspos mengatakan Kami bukan keberatan tentang foto itu bang,tapi mereka meminta setiap kelas yang ada di sekolah kita di tempelkan foto kepala Negara/ wakil dan gambar Pancasila dan wajib kita beli.
Ketiga foto tersebut di hargai Rp 400.000, jadi kalau diminta perkelas berapa pulaklah harus kami bayar dan dari manalah dananya, sementara kalau ditoko satu foto paling seharga Rp 50.000 kalau 3 berarti Rp 150.000. Dan untuk apa tiap kelas di tempel foto itu..?
Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Marsyaid SPd di konfirmasi via sms wa hinggah berita ini terbit tidak menjawab walaupun sudah di ceklis dua.
Doni ketua LSM GEMAKO Asahan meminta agar aparat penegak hukum khususnya Polres Asahan untuk segera mengambil tindakan,karena perbuatan para pemasok foto kepala negara/ wakil dan foto Garuda sudah meresahkan mengatasnamakan dari Dinas Pendidikan.
Dan sifatnya sudah ada pemaksaan harus membeli 3 foto itu di tiap kelas di masing masing sekolah.
Reporter : Agustua Panggabean





