Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 3 Mar 2025 18:36 WITA ·

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Pimpin Apel Perdana di Halaman Kantor Bupati


Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Pimpin Apel Perdana di Halaman Kantor Bupati Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH Pimpin Apel perdana di halaman Kantor Bupati Rote Ndao Hari Ini Senin, (3/3/2025).

Apel ini menjadi momentum pertama sejak dirinya bersama Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao periode 2025-2030.

Paulus Henuk dalam keterangannya mengungkapkan rasa syukur bisa kembali ke Rote Ndao dengan sehat dan selamat

“Semenjak kita dilantik dari tanggal 20 Februari 2025. Karena agenda pemerintah pusat yang mengharuskan kami untuk mengikuti retret di Magelang selama lebih kurang 8 hari, sehingga kami baru bisa berkantor hari ini,” ucap Paulus.

Ia bersama Wabup Apremoi semua unsur, tidak hanya ASN tadi, tapi juga seluruh masyarakat Rote Ndao untuk bergandengan tangan, berkolaborasi, bekerjasama, berjuang bersama-sama untuk menjadikan Rote Ndao lebih baik ke depan.

“Jadi saya berharap masyarakat yang selama ini mungkin terpolarisasi dalam berbagai kelompok politik, saya mengajak untuk kita sudahi isu-isu politik yang mungkin di masyarakat masih terpengaruh dalam proses pilkada,” pesan Paulus.

“Sekarang saya dan ibu wakil sudah terpilih, maka kami sudah menjadi bupati dan wakil bupati untuk seluruh masyarakat Rote Ndao. Dan kami akan berjuang sekuat tenaga bersama-sama dengan bapak Sekda dan seluruh jajaran untuk kami melakukan pelayanan publik yang maksimal, semampu yang bisa kami lakukan,” lanjutnya.

Paulus bertekad akan membangun Rote Ndao secara adil tanpa memandang wilayah. Pada prinsipnya semua masyarakat terlayani secara merata.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin. Hari-hari ke depan, saya dan ibu wakil akan mengajak pak Sekda dan seluruh jajarannya, pimpinan OPD, kemudian kita memetakkan apa saja yang perlu dilakukan, kami masih akan melihat postur APBD kita terkait dengan program-program kegiatan, proyek-proyek yang mungkin akan ada penyesuaian di sana-sini sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025,” jelas Paulus.

Dalam waktu dekat juga, tambah dia, seluruh bupati di NTT bersama Gubernur akan kembali ke Jakarta untuk bertemu dengan sejumlah kementerian lembaga guna meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat kepada NTT, karena sebagaiman diketahui bahwa Provinsi NTT masuk dalam satu provinsi dengan angka kemiskinan, stunting dan hal lainnya yang cukup tinggi.

“Sehingga kami minta supaya pemerintah pusat juga tidak bisa menyemeratakan seluruh provinsi, tapi perlu ada perhatian khusus untuk NTT, termasuk Rote Ndao. Dan untuk itu, sudah ada agenda yang sudah kami bicarakan dengan pak Gubernur, dan mungkin dua minggu dari sekarang, kami akan kembali ke Jakarta,” terang Paulus.

Kepada semua OPD juga, kata dia, Sekda sudah perintahkan untuk menyiapkan sejumlah proposal yang harus dibawa ke Jakarta dan mudahan-mudahan direstui pemerintah pusat.

Soal aktifitas di hari pertama masuk kantor, dijelaskan Paulus, tidak terlalu banyak dikarenakan ada agenda yang lain yaitu pada siang hingga sore, ada Natal bersama Korpri, pisah sambut dengan Penjabat Bupati serta syukuran pelantikan.

“Mungkin mulai besok nanti ada agenda-agenda yang sudah kita siapkan. Nanti teman-teman media akan kita sampaikan supaya bisa tahu juga agenda pemerintah ke depan. Secara teratur, kita akan memulai dengan agenda-agenda mingguan yang telah dipersiapkan. Mungkin agenda itu juga mengalami perubahan bilamana ada agenda-agenda mendadak atau perlu penyesuaian dengan provinsi dan pusat,” tutur Paulus.

Tapi yang jelas, masih kata dia, pemerintah harus tahu ke depan, selalu bekerja berdasarkan jadwal dan skejul yang disiapkan supaya bisa lebih terarah nanti.

 

“Kami tidak membuat program 100 hari kerja, namun ada program yang kami sebut Quick Win atau program-program percepatan. Itu sudah ada 20 agenda atau program percepatan yang sudah saya sampaikan kepada pak Sekda. Kita perlu menyiapkan itu secara baik sehingga secara substansi bisa menyentuh kepada kebutuhan rakyat,” tandas Paulus.

 

Tapi yang menjadi perhatian serius pemerintah saat ini, diterangkannya, adalah ketahanan pangan.

“Kita sudah sampaikan ke pak Kadis Pertanian untuk segera mengumpulkan para penyuluh karena satu agenda besar dari Pemerintah Republik Indonesia adalah bagaimana kita kuat ketahanan pangan. Dan ini disampaikan berkali-kali oleh pak Presiden dan Kementerian yang menjadi narasumber dalam retret di Magelang. Ketahanan pangan itu penting karena dunia diperkirakan tahun-tahun ke depan bisa mengalami krisis pangan,” cetus Paulus.

Tapi yang menjadi perhatian serius pemerintah saat ini, diterangkannya, adalah ketahanan pangan.

“Kita sudah sampaikan ke pak Kadis Pertanian untuk segera mengumpulkan para penyuluh karena satu agenda besar dari Pemerintah Republik Indonesia adalah bagaimana kita kuat ketahanan pangan. Dan ini disampaikan berkali-kali oleh pak Presiden dan Kementerian yang menjadi narasumber dalam retret di Magelang. Ketahanan pangan itu penting karena dunia diperkirakan tahun-tahun ke depan bisa mengalami krisis pangan,” cetus Paulus.

Kemudian soal energi, termasuk BBM di Rote Ndao. Paulus mengemukakan, sebagaimana diketahui bahwa persoalan BBM tidak gampang untuk diurus selama ini. Sehingga ia akan memanggil semua stakeholder terkait termasuk APH juga agar pengawasan BBM ini diperketat dan ditata dengan baik distribusinya.

“Termasuk pupuk menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Karena kita tahu pupuk itu bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Rote Ndao karena sebagian besar masyarakat Rote Ndao bergerak di sektor pertanian. BBM juga dibutuhkan di pertanian, perikanan, kelautan, ini semua menjadi perhatian kami. Jadi mungkin itu waktu-waktu ke depan kita segera melakukan rapat bersama,” pungkas Paulus.

“Berikut perlu saya sampaikan bahwa dalam waktu dekat juga kita akan membuat gugus tugas atau task force untuk penurunan angka kemiskinan,kemudian penurunan angka stunting serta peningkatan PAD. Ini semua perlu kita lakukan supaya kita fokus betul-betul dalam menjalankan roda pemerintahan,” tutup dia.

Reporter: Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,029 kali

Baca Lainnya

Resmi Albert Dano Dilantik Menjadi Kepala Sekolah SMA N 1 Lobalain, Bersama Ratusan Sesama Kepala Sekolah

25 Maret 2026 - 14:19 WITA

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Trending di News