Davao, Sulutnews.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City Filipina, berharap Pimpinan baru Kabupaten Kepulauan Sangihe, melanjutkan program kerjasama kerjasama ekspor UMKM Perbatasan ke negara Filipina.
Hal di disampaikan oleh Konsul Jenderal Agus Trenggono, melalui Pelaksanaan Tugas Diplomasi Ekonomi, Pelaksana Fungsi Ekonomi, Novita Supit.
menurut dia kerjasama yang telah di bangun dalam rangka ekspor hasil perikanan dengan negara Filipina merupakan upaya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mendorong terbukanya peluang ekonomi untuk wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini peningkatan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kawasan perbatasan.
Ia menjelaskan ekspor perikanan UMKM Sangihe, telah mendapat atensi dari Kemenlu maupun pemerintah Filipina sehingga perlu kembali melanjutkan kegiatan positif tersebut. “Kegiatan ekspor perikanan UMKM telah mendapat atensi Kemenlu termasuk pihak Filipina, sehingga kami mendorong kegiatan ini bisa berlanjut” kata Supit.
Lanjutnya, untuk langkah berikutnya pihak KJRI akan menyurat secara resmi kepada Bupati Sangihe, sehingga ada ruang komunikasi dalam rangka mendorong kegiatan ekspor tersebut.
“Kami akan mendorong kegiatan ekspor UMKM di wilayah perbatasan untuk berkelanjutan, untuk itu dalam waktu mendatang kami akan menyurati Bupati sehingga terbangun komunikasi antara KJRI Davao dengan Pemerintah Daerah Sangihe” Ungkap Supit.
Sementara itu, pihak pemerintah Daerah kabupaten Sangihe, belum memberikan keterangan pers, sedangkan Bupati Sangihe dihubungi media ini juga belum memberikan tanggapannya. (Andy Gansalangi)





