
Bolmut, Sulutnews.com – Presiden Prabowo Subianto telah melantik 961 kepala daerah dari 481 daerah periode 2025-2030 di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Setelah pelantikan ini, seluruh kepala daerah dijadwalkan mengikuti retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.
Menyinggung acara retret di Magelang, Prabowo meminta kepala daerah untuk mempersiapkan diri agar bisa kuat mengikuti seluruh prosesnya. Sedikit berkelakar, Prabowo meminta kepala daerah yang merasa tidak tidak sanggup untuk mundur.

Pada akhir sambutannya, Prabowo berpesan kepada para kepala daerah untuk mengabdi kepada rakyat.
“Sebagai pemimpin daerah, tugas yang paling utama adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjadi abdi rakyat, menghadirkan solusi nyata, dan bekerja tanpa lelah demi kemajuan daerah masing-masing.”
Selamat bertugas, jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Rakyat menaruh harapan besar di pundak kita semua.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan para kepala daerah saja yang akan mengikuti agenda retret selama sepekan penuh di Magelang pada 21 hingga 28 Februari 2025. Sementara para wakilnya hanya diminta hadir sehari menjelang penutupan.
Kegiatan retret ini merujuk pada kegiatan orientasi, pembekalan, hingga pelatihan. Kegiatan ini ditujukan kepada para kepala daerah terpilih dan menteri setelah dilantik.
Dalam pelaksanaan retret, para peserta akan melakukan serangkaian kegiatan dan diberikan sejumlah materi pembekalan.
Seperti saat retret menteri kabinet sebelumnya, rangkaian kegiatan meliputi senam pagi, sarapan bersama, latihan baris-berbaris, pengarahan langsung dari Presiden dan Wakil Presiden, serta pemberian materi tentang pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.
Tujuan dilakukannya retret kepala daerah masih merujuk dalam laman Portal Informasi Indonesia, retret kepala daerah 2024 lebih cenderung berfokus pada pembekalan kepala daerah itu sendiri.
Pada kesempatan yang berbeda, Wamendagri RI Bima Arya Sugiarto menyampaikan tentang tujuan diadakannya pembekalan kepala daerah.
Salah satunya berkaitan dengan adanya perspektif dari pemerintah daerah atau pemda terkait kebijakan dari pusat. Terutama yang berkaitan dengan alokasi anggaran.
Kemudian tujuan retret atau pembekalan kepala daerah juga dimaksudkan agar setiap kepala daerah memahami program-program pemerintah pusat.
Hal tersebut dianggap penting untuk dilakukan sebagai upaya agar dapat membangun sinergi maupun keakraban kepala daerah yang satu dengan lainnya. Inilah yang membuat retret kepala daerah dianggap perlu untuk dilakukan.

Mereka akan mendapatkan materi strategis yang berkaitan dengan efisiensi anggaran, tugas pokok dan fungsi atau tupoksi jabatan yang diemban, sampai pemantapan visi secara nasional.
Selain itu, sejumlah kepala daerah yang mengikuti retret juga bakal menerima pembekalan langsung dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Agenda ini dilakukan sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan sikap bela negara masing-masing kepala daerah. *** GG





