Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Rejang Lebong · 20 Jan 2025 22:50 WITA ·

Tanpa APBD Pegelaran Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal Ke-2 Sukses Dilaksanakan


Tanpa APBD Pegelaran Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal Ke-2 Sukses Dilaksanakan Perbesar

Rejanglebong, Sulutnews.com – Pegelaran festival durian jenis langka varietas unggul lokal ke-2 Kecamatan Padang Ulak Tanding Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dilaksanakan sejak tanggal 18-29 Januari 2025 sukses dilaksanakan.

Bahkan pada kegiatan festival durian jenis langka ke-2 ini tidak hanya di hadiri oleh PLT Gubernur Bengkulu Rosjonsah dan unsur forkopinda festival durian kali ini dihadiri langsung oleh PLT Direktur pengolahan dan Pemasaran Hasil Holtikultura Simanjuntak ST.MM yang mewakili Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Selain dari itu juga hadir kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian ( BPSIP ) Bengkulu serta tidak ketinggalan pula kepala pengadilan tinggi Bengkulu juga ikut hadir bahkan ada juga pemerintah daerah dari Kabupaten luar provinsi Bengkulu.

Suksesnya pergelaran festival durian jenis langka varietas unggul lokal ke-2 di kecamatan Padang Ulak tanding Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu ternyata panitia penyelenggara Festival durian merupakan penanggung jawab kegiatan dari Yayasan Lingkungan hidup Semangat Bersaman Ishak burmansyah merasa kecewa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong atas dialihkannya anggaran festival durian tersebut oleh pihak Pemkab Rejang Lebong kepada kegiatan lain yang ada di Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong.

Anggaran kegiatan festival durian jenis langka varietas unggul lokal yang telah dianggarkan anggaran oleh DPRD rejang Lebong Kabupaten Rejang Lebong panitia merasa kecewa atas alokasi anggaran yang telah disahkan oleh DPRD rejang Lebong tahun 2025 ternyata saat di tanya kepada dinas pariwisata sebagai OPD yang bersangkutan ternyata anggaran kegiatan festival terlah bergeser kepada kegiatan yang lain.

Seyogianya kegiatan festival durian jenis langka varietas unggul lokal mendapat kucuran anggaran dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah sebesar 50 JT rupiah ternyata telah bergeser kepada kegiatan lain.

Sementara itu Destiansyah sebagai wakil rakyat dari dapil tiga kabupaten Rejang Lebong sekaligus merupakan anggota banggar (Badan Anggaran ) di DPRD tersebut menjelaskan bahwa dia sendiri sebagai anggota banggar menjelaskan bahwa pengalihan mata anggaran festival durian jenis langka ke-2 kecamatan Padang Ulak tanding kepada kegiatan di kecamatan Padang Ulak tanding diduga kuat tidak melalui proses yang jelas bahkan diduga dilakukan sepihak oleh instansi terkait.

Destiansyah sebagai anggota badan anggaran merasa tidak pernah dilibatkan dan tidak tau adanya penggeseran anggaran dana untuk festival tersebut Talah dialihkan.(Dinaro)

Artikel ini telah dibaca 1,039 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Trending di Aceh