Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kaur · 14 Okt 2024 12:38 WITA ·

Jaga Demokrasi Jangan Takut di Intervensi atau Diintimidasi dalam Pilkada 2024


Jaga Demokrasi Jangan Takut di Intervensi atau Diintimidasi dalam Pilkada 2024 Perbesar

Sulutnews.com, Kaur – Dalam rangka menyambut Pilkada Serentak 2024, Epsan Sumarli, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPD APPI) Kabupaten Kaur menghimbau kepada seluruh pejabat, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta kepala desa agar tidak takut terhadap intervensi atau intimidasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Himbauan ini disampaikan dalam wawancaranya dengan awak media ini Senin (14/10/2024).

Epsan yang kerap di panggil Eepkinal menekankan pentingnya menjaga proses demokrasi yang jujur, adil, dan bebas dari tekanan pihak-pihak yang berusaha mempengaruhi pilihan masyarakat.

“Jangan takut diintervensi. Kita memiliki hak yang dilindungi oleh negara untuk memilih sesuai hati nurani. Jangan terpengaruh dengan intimidasi atau ancaman dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Epsan.

Ia juga menegaskan bahwa negara telah memberikan jaminan kebebasan memilih dan memberikan perlindungan hukum bagi siapa pun yang merasa diintimidasi.

“Kebebasan memilih adalah hak setiap warga negara. Jika ada pihak yang mencoba mengintervensi atau menekan Anda, segera laporkan kepada pihak berwenang. Jangan mau dibodohi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Epsan menyoroti bahwa pejabat publik, ASN, dan kepala desa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga integritas dan netralitas dalam pemilihan ini. Mereka tidak boleh goyah atau terpengaruh oleh tekanan pihak tertentu yang berusaha merusak proses demokrasi.

“Ketika Anda membiarkan diri diintervensi, Anda terlihat bodoh. Ini bukan hanya soal pilihan politik, tetapi juga tentang menjaga martabat dan integritas diri sebagai pemimpin dan abdi masyarakat,” tambah Epsan.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama pejabat, ASN, dan kepala desa, untuk bersama-sama menjaga kelangsungan demokrasi yang damai, aman, dan sukses. Dengan tidak takut diintervensi atau diintimidasi, Pilkada 2024 diharapkan dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas.

Epsan juga mengingatkan bahwa netralitas pejabat negara dan ASN merupakan salah satu kunci dalam menjaga keberhasilan Pilkada. “Mari bersama-sama menjaga demokrasi ini. Jadilah pemilih yang berintegritas dan tidak terpengaruh oleh ancaman apa pun,” pungkas Eepkinal.

Himbauan ini menjadi penting dalam konteks Pilkada 2024, di mana setiap warga negara, terutama yang memiliki pengaruh di masyarakat, diharapkan dapat berpartisipasi secara bebas tanpa rasa takut.

Ilpi.T

Artikel ini telah dibaca 1,526 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Trending di Aceh