Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Hukrim · 31 Mei 2023 00:53 WITA ·

Penyerangan dan Pengeroyokan Kembali Terjadi PT BLJ Meminta Kepastian Hukum Investasi


Penyerangan dan Pengeroyokan Kembali Terjadi PT BLJ Meminta Kepastian Hukum Investasi Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan PT Bangkit Limpoga Jaya (BLJ), kembali melaporkan gangguan keamanan yang terjadi di lokasi Ijin Usaha Pertambangan (IUP), di kawasan Produksi Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Direktur PT BLJ sendiri, Dede Thjin melalui Tim kuasa hukum Royke Barce Bagalatu, SH dan Widi Syailendra, SH.,MH, meminta keamanan Investasi, khususnya investasi asing, dimana hal ini merupakan faktor penting untuk menggerakkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Harapan masuknya investasi asing masih sulit untuk diwujudkan. Keamanan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi investasi yang dijadikan bahan pertimbangan investor dalam menanamkan modalnya.

Tim kuasa hukum PT BLJ sangat menyayangkan perintiwa pengeroyokan dan penyerangan sekelompok masa yang membawa Sajam dan kayu kembali terjadi, yang menyebabkan security dan karyawan yang ditugaskan untuk menjaga ketakutan meninggalkan lokasi tambang.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan untuk penanganan hukumnya kami serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Sebab ini sudah menjadi kejadian yang luar biasa karna sudah ada pengeroyokan, pengrusakan fasilitas/aset perusahaan, pembakaran dan pemblokiran jalan,” jelas Widi.

Karena ini sudah diranah hukum, maka pihak PT. BLJ menduga insiden yang terjadi di perusahaan tersebut telah ditunggangi oleh sekelompok pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dalam membangun opini publik.

Sementara itu pihak Polres Minahasa Tenggara (Mitra) Melalui Kapolsek Ratatotok IPDA Pedro Celo telah menindaklanjuti laporan pihak Bangkit Limpoga Jaya (BLJ) terkait peristiwa pengeroyokan terhadap security di lokasi tambang Desa Ratatotok, Kec.Ratatotok Keb.Monahasa Tenggara yang terjadi tanggal 30 Mei 2023.

“Ya kami (Polsek Ratatotok) saat ini sementara dalam penyidikan dengan memanggil saksi-saksi yang mengetahui peristiwa pengeroyokan tersebut”, kata Kapolsek Ratatotok, melalui telepon, 31/05/2023 Malam.

Dikatakan Kapolsek, saat ini pihaknya masih mendalami, memanggil saksi-saksi untuk melengkapi pemeriksaan serta akan berkoordinasi dengan ahli hukum pidana.

“Jadi sudah ada beberapa saksi yang dipanggil termasuk pelapor, dan masyarakat yang ada di lokasi saat kejadian,”ucap Pedro.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 3,476 kali

Baca Lainnya

BUPATI MITRA DAN KAPOLRES MENINJAU POS PELAYANAN IDUL FITRI 1447 H DI BELANG DAN RATAHAN

17 Maret 2026 - 23:37 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Hak Jawab Legislator Meidi Pontoh Tentang Pidana Pencemaran Nama Baiknya

16 Maret 2026 - 22:17 WITA

Kapolsek Kotabunan AKP Tezza, Kunjungi Pasar Ramadhan, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

15 Maret 2026 - 06:38 WITA

Bukber di Mapolres Mitra: Kapolres dan Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Lintas Institusi

13 Maret 2026 - 08:06 WITA

Gubernur Sulut Mayjen (Purn) TNI Yulius Selvanus Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026

12 Maret 2026 - 23:40 WITA

Trending di Kepolisian