Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Internasional · 2 Mei 2026 12:42 WITA ·

Ada Beberapa Oknum BRI Rote Meraup Untung KUR: Praktik Korupsi Terselubung


Ada Beberapa Oknum BRI Rote Meraup Untung KUR: Praktik Korupsi Terselubung Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Rote Ndao.Sulutnews.com – Program KUR yang bertujuan memberdayakan UMKM justru disalahgunakan oleh oknum di BRI Cabang Rote Ndao. Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan korupsi terselubung yang merugikan negara dan masyarakat.

Modus yang digunakan terstruktur: banyak penerima tercatat resmi padahal tidak memiliki usaha, bahkan ada yang menyangkal mengajukan atau menerima dana. Dokumen pendukung pun diragukan, dengan foto usaha yang diduga hasil editan atau diambil dari internet.

Verifikasi lapangan yang diwajibkan diabaikan, hanya dijalankan formalitas atau bahkan tidak dilakukan sama sekali. Sejumlah petugas sengaja mengesampingkan prinsip kehati-hatian perbankan demi mempercepat pencairan dana.

Akibatnya, dana tidak sampai ke pihak berhak. Sebagian besar dipindahkan ke rekening oknum atau pihak ketiga, sedangkan penerima resmi hanya menerima sedikit bahkan tidak sama sekali. Pola transfer yang teratur membuktikan praktik ini disusun secara sistematis.

Indikasi kuat menunjukkan oknum pegawai hingga pejabat terlibat aktif, mulai dari membuat dokumen palsu, menyetujui kredit tanpa syarat, hingga membagi hasil keuntungan.

Hingga berita diturunkan, pihak bank belum memberikan tanggapan. Kepala BRI Cabang Rote Ndao, Hila Sikone, yang dikonfirmasi 2 Mei 2026 melalui WhatsApp pribadi, belum menyampaikan penjelasan apapun.

Praktik ini jelas merampas hak masyarakat yang membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, penanganan tegas mutlak diperlukan untuk menindak pelaku dan memulihkan kepercayaan publik.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Olly Dondokambey dan MCC Preservasi Lolos ke Final GBOT 6

2 Mei 2026 - 12:09 WITA

2 Ronde Penentu Langkah GABMO Menuju Final GBOT 6

2 Mei 2026 - 08:24 WITA

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026: Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

2 Mei 2026 - 07:58 WITA

Mars Ganesha Bridge Maju Bergema di Pembukaan GBOT

1 Mei 2026 - 11:00 WITA

Terima Kasih Bapak Febrianda Ryendra Telah Menjadi Cahaya di Tengah Hukum

30 April 2026 - 11:49 WITA

Peluncuran E-Retribusi Kebersihan: Langkah Nyata Rote Ndao Menuju Digitalisasi Layanan Publik

29 April 2026 - 08:40 WITA

Trending di Internasional