Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 23 Apr 2026 11:02 WITA ·

WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026


WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026 Perbesar

Jakarta, April 2026 — PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan
Pendapatan Usaha sebesar Rp395,10 miliar. Perolehan ini didukung oleh kontribusi dari tiga lini bisnis
utama Perseroan, yaitu segmen Beton Precast, Beton Readymix and Quarry, serta Jasa Konstruksi
yang menjadi penggerak operasional perusahaan.

Kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Usaha berasal dari segmen Beton Precast sebesar Rp142,86 miliar atau 36,16%, segmen Beton Readymix and Quarry sebesar Rp96,77 miliar atau 24,49%, dan segmen Jasa Konstruksi sebesar Rp155,46 miliar atau 39,35%. Sejalan dengan capaian tersebut, WSBP juga membukukan Laba Kotor sebesar Rp49,39 miliar.

“WSBP terus menjaga kinerja operasional yang optimal melalui penerapan efisiensi secara konsisten di seluruh lini usaha,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Pendapatan Usaha Perseroan dihasilkan dari kontribusi pada berbagai proyek strategis di Indonesia, di antaranya Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura TA 2025, Proyek Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan Seksi 2, Proyek Marunda Expansion Phase 3, serta Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3.

Selain itu, Perseroan terus menjalankan berbagai langkah efisiensi biaya untuk memperkuat kinerja keuangan. WSBP berhasil menurunkan Beban Penjualan sebesar Rp23,44 miliar atau turun 20,99% secara tahunan. Perseroan juga mencatatkan penurunan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp82,73 miliar atau turun 22,34% secara tahunan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Dengan portofolio proyek yang berjalan serta optimalisasi aset yang dimiliki, WSBP berkomitmen untuk mempertahankan produktivitas dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur nasional.”

Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi aset produksi, serta pelaksanaan proyek secara tepat waktu dan berkualitas. Perseroan juga konsisten menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dan manajemen risiko yang terukur sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan usaha.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

25 April 2026 - 17:00 WITA

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

25 April 2026 - 14:33 WITA

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

25 April 2026 - 14:11 WITA

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

25 April 2026 - 13:54 WITA

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

25 April 2026 - 11:00 WITA

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

25 April 2026 - 11:00 WITA

Trending di Bisnis