Bolmong Utara, Sulutnews.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. menutup secara resmi Kegiatan Pendidikan Dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Bolmong Utara Tahun 2026 bertempat di Peninsula Hotel, Manado. Kamis (16/04/2026).
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) adalah tahap dalam seleksi kepala sekolah setelah lulus administrasi dan substansi yang bertujuan menyiapkan pemimpin sekolah inovatif, transformatif, dan visioner sesuai Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025. Pelatihan ini memperkuat kompetensi manajerial, kewirausahaan, supervisi, sosial, dan kepribadian.
Program BCKS:
* Tujuan: Membentuk calon kepala sekolah yang handal, berintegritas, dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
* Komponen Kegiatan: Meliputi pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), pembelajaran tatap muka (luring), dan shadowing(kunjungan lapangan) ke sekolah.
* Materi Utama: Pengelolaan sekolah, kebijakan pendidikan, keteladanan, kepemimpinan transformatif, dan pengembangan pola pikir bertumbuh (growth mindset).
Pelatihan ini memastikan peserta tidak hanya menguasai administrasi, tetapi juga siap menjadi inspirator dan motivator bagi guru serta peserta didik.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmong Utara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon kepala sekolah, membekali peserta dengan kemampuan manajerial sekolah, mengembangkan keterampilan kepemimpinan pendidikan serta mempersiapkan peserta menjadi kepala sekolah yang profesional.
Dimana peserta merupakan Guru dan Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP Se-Bolmong Utars berjumlah 73 orang yang terdiri dari 48 Guru Sekolah Dasar dan 25 Guru Sekolah Menengah Pertama.
Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan penanggalan kartu peserta oleh Bupati Sirajudin Lasena.
Dalam sambutannya Bupati Bolmong Utara menyampaikan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan calon pemimpin pembelajaran yang andal, visioner, kompeten, serta mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan, baik dalam hal transformasi digital, penguatan karakter peserta didik, maupun perbaikan tata kelola pendidikan.

Penanggalan kartu peserta oleh Tim Monev dari Kemendikdasmen, Hofni Julianus Timpalen, S.Pd.,M.P, tanda berakhirnya kegiatan
Tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks seiring transformasi digital dan dinamika kurikulum yang terus berkembang. Pentingnya peran sebagai pemimpin pembelajaran yang berfokus pada pengembangan potensi siswa dan guru di sekolah, bersikap inovatif dengan tidak ragu melakukan perubahan demi kemajuan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan, serta menjunjung tinggi integritas dengan menjadi teladan dalam karakter dan disiplin bagi seluruh warga sekolah.
Bupati Bolmong Utara berharap ilmu yang didapat dalam kegiatan ini diserap semaksimal mungkin. Jadikan momentum ini sebagai ruang diskusi untuk memecahkan berbagai persoalan pendidikan yang ada di lapangan.
Turut hadir, Asisten bidang Administrasi Umum, Tim Monev dari Kemendikdasmen, Hofni Julianus Timpalen, S.Pd.,M.Pd, para pengajar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmong Utara/diwakili, serta para peserta. *** GG










