Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Muba · 14 Mar 2026 05:23 WITA ·

Gerakkan Ekonomi Daerah, Pasar Tradisional Jadi Prioritas Belanja Masyarakat


Gerakkan Ekonomi Daerah, Pasar Tradisional Jadi Prioritas Belanja Masyarakat Perbesar

 

MUBA,Sulutnews.com— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan aktivitas belanja di pasar tradisional dan produk UMKM lokal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha para pelaku UMKM di daerah.

Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH mengajak seluruh jajaran pejabat pemerintah serta masyarakat untuk memprioritaskan belanja di pasar tradisional. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Gerakan belanja di pasar tradisional memiliki peran penting dalam mendukung perputaran ekonomi rakyat. Pasar tradisional bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan bagian dari fondasi ekonomi kerakyatan,” kata Toha, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, ketika masyarakat memilih berbelanja di pasar tradisional, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh para pedagang kecil dan pelaku UMKM. Aktivitas ekonomi yang terus bergerak di tingkat lokal diyakini mampu membantu menjaga stabilitas perekonomian masyarakat.

Karena itu, Pemkab Muba berkomitmen untuk terus menggalakkan kampanye gerakan belanja di pasar rakyat. Upaya tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran bersama agar pasar tradisional menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaku UMKM dengan berbelanja di pasar tradisional. Semakin banyak masyarakat yang berbelanja di sana, maka semakin kuat pula ekonomi rakyat kita,” ujarnya.

Menurut Toha, penguatan sektor UMKM memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. Selain meningkatkan pendapatan pedagang kecil, aktivitas usaha di sektor tersebut juga membuka peluang kerja baru, terutama di sektor informal.

Gerakan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam membangun perekonomian daerah yang bertumpu pada kemandirian dan kebersamaan masyarakat.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung UMKM lokal, pemerintah daerah berharap roda ekonomi rakyat dapat terus bergerak dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jika pasar tradisional hidup dan UMKM berkembang, maka ekonomi daerah juga akan semakin kuat. Inilah semangat bersama untuk mewujudkan Musi Banyuasin yang maju lebih cepat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkas Toha.

Artikel ini telah dibaca 984 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Momentum Hari Posyandu Nasional 2026,PKK Muba Perluas Peran Posyandu sebagai Layanan Terintegrasi

29 April 2026 - 13:14 WITA

Sinergi Forkopimda Muba Kawal Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat

28 April 2026 - 22:09 WITA

Pemkab Muba Pastikan Program Unggulan Tepat Sasaran,Semua OPD Kawal Program Unggulan

28 April 2026 - 17:55 WITA

Muba-BPKP Perkuat Sinergi,Dorong Perencanaan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

27 April 2026 - 14:30 WITA

Wabup Muba Abrur Rohman Husen Secara Resmi Lepas 236 Jemaah Calon Haji Asal Kabupaten Muba

27 April 2026 - 06:45 WITA

Forum HRD MUBA Dukung Penuh Visi Misi Muba Maju Lebih Cepat

25 April 2026 - 18:26 WITA

Trending di Muba