Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 10 Des 2025 21:00 WITA ·

Bupat Rote Ndao Paulus Henuh Diskusi Bersama K-Utech Kanada di I Ruang Kerjanya


Bupat Rote Ndao Paulus Henuh Diskusi Bersama K-Utech Kanada di I Ruang Kerjanya Perbesar

Roote Ndao, Sulutnews.com –  Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Sore ini, Rabu 10 Desember 2025, begitu tiba di Rote langsung bertemu dengan tim dari PT Garam dan K-UTech Kanada di ruang kerja nya. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah: Mr. Heinrich Aloysius DR. Marx, Mr. Reiner Wilhelm Roland DR. Zimmermann, Mr. Christian Andrae, Mr. Thomas Klein, Mr. Kwee Sian Liang, Mr. Sammy Hamzah, dan Mr. Karsten Fuelster.

Pertemuan ini difokuskan pada tiga hal utama yang menjadi kunci menuju swasembada garam: ekstensifikasi, intensifikasi, dan pemanfaatan teknologi.

Dalam diskusi yang intens, pihak-pihak membahas langkah-langkah untuk memaksimalkan program K-SIGN, terutama bagaimana teknologi dapat mendorong proses produksi garam menjadi lebih efisien dan hasilnya semakin optimal. Salah satu poin yang paling menarik perhatian Bupati adalah penjelasan dari tim K-UTech mengenai potensi pemanfaatan buangan air laut dari proses produksi garam. Ternyata, melalui pengolahan ilmiah yang tepat, air buangan ini dapat diubah menjadi pupuk bernilai tinggi, bahkan bisa dimurnikan kembali menjadi air bersih.

Inovasi seperti ini dinilai sangat penting, karena membuat proses produksi tidak hanya menghasilkan garam, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan lanjutan yang bernilai ekonomi. Sebagai Bupati, Paulus Henuk sangat mendorong pengembangan teknologi semacam itu agar proyek K-SIGN tidak hanya mendukung swasembada garam nasional, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi sektor lain di daerah. Misalnya, menyediakan air bersih, memperkuat pertanian melalui penyediaan pupuk, hingga mendukung sektor kesehatan dan farmasi dengan ketersediaan garam berkualitas tinggi.

“Saya percaya bahwa dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi yang tepat, potensi garam di Rote dapat menjadi penggerak bagi banyak sektor sekaligus, memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dan memperkuat kontribusi daerah kita dalam pembangunan nasional,” ungkap Bupati Henuk.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,220 kali

Baca Lainnya

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, tanggal 10 Maret 2026

10 Maret 2026 - 23:36 WITA

Trending di NTT