Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 26 Feb 2026 11:20 WITA ·

WSBP Suplai 12.258 Square Pile untuk Proyek Sekolah Rakyat di Sumatra Selatan


WSBP Suplai 12.258 Square Pile untuk Proyek Sekolah Rakyat di Sumatra Selatan Perbesar

Jakarta, Februari 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) turut berkontribsi dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui suplai produk beton precast pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sumatra Selatan yang dikerjakan oleh Waskita–MKI KSO sebagai kontraktor pelaksana.

Dalam proyek ini, WSBP menyuplai sebanyak 12.258 batang square pile yang digunakan sebagai fondasi utama pada dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, yakni di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir. Seluruh produk diproduksi dan dikirimkan langsung dari Precast Plant WSBP Gasing melalui proses produksi yang terstandarisasi dan terkontrol.

Hingga saat ini, progres suplai telah mencapai 80,86%, dengan pengiriman yang terus berjalan sesuai jadwal proyek guna mendukung percepatan konstruksi di lapangan.

“Pada Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, WSBP sebagai penyedia beton precast menghadirkan produk unggulan dengan mengedepankan kualitas. Produk kami diproduksi melalui proses yang terkontrol untuk memastikan stabilitas fondasi dan daya tahan struktur jangka panjang,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sekolah Rakyat ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan terpadu mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga dilengkapi dengan asrama bagi siswa dan guru. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi solusi akses pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Sumatra Selatan.

Di Kabupaten Ogan Ilir, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan di atas lahan seluas 82.484 m², sementara di Kabupaten Ogan Komering Ilir berdiri di atas lahan seluas 86.883 m². Dengan luas tersebut, fasilitas ini dirancang mampu menampung hingga 1.000 siswa mulai dari jenjang SD hingga SMA. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi solusi akses pendidikan yang lebih merata dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Sumatra Selatan.

“Suplai produk pada proyek ini dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Kami memastikan setiap tahapan, mulai dari produksi hingga pengiriman, berjalan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal yang telah disepakati,” tambahnya.

WSBP berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk sektor pendidikan, dengan mengdepankan prinsip tata kelola perusahan dan manajemen risiko yang baik, serta komitmen terhadap kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan usaha.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Satu Hari Lagi! Kejar Promo Spesial Hyundai dari BRI Finance, Diskon hingga Rp 247 Juta

26 Februari 2026 - 13:56 WITA

Dukung Keberlanjutan Desa Qur’an, KAI Divre III Palembang Turut Hadir dalam Kegiatan Desa Qur’an Fest 2026

26 Februari 2026 - 13:31 WITA

Hadirkan Layar Interaktif, Perkuat Layanan Informasi dan Pengaduan Digital di LRT Jabodebek

26 Februari 2026 - 13:22 WITA

Regulasi Baru Amerika Serikat Permudah Akses Perbankan Aset Kripto, Bittime Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Investor Indonesia

26 Februari 2026 - 12:35 WITA

Pengiriman ke Luar Negeri Paling Aman Dimulai dari Penanganan Terbaik: Insurance Maksimal & Packaging Standar Internasional

26 Februari 2026 - 11:55 WITA

Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Perkirakan XAU/USD Uji Area $5.250

26 Februari 2026 - 10:32 WITA

Trending di Bisnis