Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 7 Agu 2025 16:15 WITA ·

Wije dan Lisa Bantah Tuduhan Pemotongan Gaji Karyawan MBG di Rote Ndao


Wije dan Lisa Bantah Tuduhan Pemotongan Gaji Karyawan MBG di Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Wije dan Lisa, yang disebut-sebut terlibat dalam kontroversi pemotongan gaji karyawan MBG (nama disingkat untuk menjaga privasi) di Kelurahan Metina, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), secara resmi membantah tuduhan tersebut pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Lisa, seorang staf/pengawas di MBG, menyampaikan klarifikasi: “Bisa ketemu saja, karena memang kalau melalui telepon tidak bisa. Karena memang dari Badan Gizi tidak bisa untuk kita jadi narasumber. Kemudian itu internal sebenarnya. Kalaupun ada laporan dari contohnya karyawan, maka kami akan pastikan sumbernya siapa, kemudian baru diinformasikan.

Bahkan sebenarnya ini bukan konsumsi publik. Kalaupun nanti ada kecurangan, berarti kita akan langsung dilaporkan ke Badan Gizi Nasional karena ada audit. Kalau memang sumbernya merasa begitu, maka sumbernya diperhadapkan dengan kita supaya kami pastikan, karena tidak ada pemotongan sama sekali. Dan juga nanti karyawan akan kami pastikan sekali lagi karena ini sebenarnya sudah diselesaikan di kantor dan kejelasannya ada. Karena itu fitnah, nanti akan kami tindak lanjuti itu.”

Lisa menegaskan bahwa masalah ini bersifat internal dan bukan untuk konsumsi publik. Ia menawarkan pertemuan langsung untuk klarifikasi dan meminta pertanggungjawaban dari pihak yang menuduh pemotongan gaji. Ia juga mengancam akan melaporkan kasus ini ke Badan Gizi Nasional jika ditemukan bukti kecurangan.

Pernyataan resmi dari Wije belum dirilis secara detail, namun pernyataan Lisa mengindikasikan bantahan bersama dari manajemen MBG terhadap tuduhan tersebut.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan mengenai identitas pelapor awal dan bukti yang mendukung tuduhan pemotongan gaji. Transparansi dan investigasi lebih lanjut sangat dibutuhkan untuk mengungkap kebenaran dan melindungi hak-hak karyawan. Pihak berwenang diharapkan menindaklanjuti kasus ini secara objektif dan adil.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,519 kali

Baca Lainnya

Bertemu Kapolda NTT, Memacu Bripka Sumantri Untuk Terus Bekerja Maksimal

14 April 2026 - 11:15 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Trending di Hukrim