Bitung, Sulutnews.com – Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka menyambangi ruang Command Center BPBD Kota Bitung usai terjadinya gempa berkekuatan M7.6, Rabu (02/04/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengantisipasi potensi tsunami yang dapat berdampak ke wilayah Kota Bitung.
Dalam peninjauan itu, Randito memastikan data resmi dari BMKG, termasuk estimasi waktu tiba tsunami jika terjadi di wilayah pesisir Bitung.
Selain itu, ia juga meminta data terkait aktivitas gempa, baik sebelum maupun setelah gempa utama, termasuk kemungkinan adanya gempa susulan.
Tak hanya itu, Randito turut menginstruksikan Kepala Dinas Kominfo Bitung, Altin Tumengkol, agar segera menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap waspada terhadap perkembangan situasi.
Kepada jajaran BPBD, Randito juga meminta data rinci terkait gempa yang terjadi pada Rabu (02/04/2026) pukul 06.48 WITA.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPBD Bitung, Vivi Kadeke menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif berdasarkan pembaruan data dari BMKG.
Ia menjelaskan bahwa BPBD Bitung selalu siaga dengan perangkat Warning Receiver System (WRS), yang terhubung langsung dengan sistem BMKG.
“Jadi ketika ada gempa, informasi langsung kami terima. Alat ini sudah terintegrasi dengan BMKG, sehingga kami bisa segera menyampaikan informasi kepada pihak terkait, termasuk masyarakat Kota Bitung,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan dukungan sistem tersebut, BPBD Bitung dapat memberikan pembaruan informasi secara cepat terkait kondisi gempa yang terjadi.
Diketahui, hingga saat ini aktivitas masyarakat Kota Bitung masih berlangsung normal, namun dengan imbauan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
(Tzr)







