KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, dr Weny Gaib, Sp.M, mengumpulkan kepala Desa (Sangadi) dan Lurah Se-Kotamobgu dan sejumlah Pejabat Pemerintahan lakukan rapat kerja, Kamis 6 Januari 2025.
Rapat kerja yang digelar di ruangan wali kota ini, membahas terkait persoalan yang saat ini sedang terjadi di Kotamobagu, di antaranya masalah sampah.
Salah satu penyebab mengapa sampah terus menumpuk, yakni terkait armada pengangkut yang tak bisa beroperasi lagi alias sudah tua.
Persoalan sampah juga disebabkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Poyowa Kecil, sudah over kapasitas sejak dua bulan terakhir.
“Tiap hari kita memproduksi 60 ton sampah, sementara kapasitas TPA tak bisa menampung lagi,” pungkas Kadis DLH, Refly Mokoginta.
Dia berharap, Pemkot segera memikirkan TPA baru untuk menyelesaikan masalah ini.
Wali Kota Weny Gaib dalam kesempatan ini menyampaikan, persoalan TPA ini harus segera diperhatikan.
“Saya menginstruksikan kepada seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Kotamobagu, serta seluruh masyarakat, agar bisa meminimalisir produksi sampah dari rumah. Kita mulai dari ASN, kemudian dicontohkan ke warga,” pungkas wali kota.
Persoalan sampah ini, akan dipikirkan secara bertahap, agar ada tempat yang layak untuk pembuangan.
Pertemuan ini dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Kadis, Camat, Lurah dan Sangadi se-Kotamobagu.***





