Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 5 Jun 2023 13:22 WITA ·

Virus ASF Belum Masuk Sulut. Sikapi Ancaman Virus , DPRD Sulut Undang Stakeholders


Virus ASF Belum Masuk Sulut. Sikapi Ancaman Virus , DPRD Sulut Undang Stakeholders Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Isu penyebaran Virus ASF atau Flu Babi Afrika yang saat ini santer tersiar telah masuk diwilayah Sulawesi Utara sehingga sangat berdampak dan meresahkan masyarakat terutama bagi peternak lokal akhirnya bisa terjawab. Setelah Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Utara menyatakan jika wilayah Sulawesi utara masih belum terinfeksi Virus ASF yang menyerang ternak babi.

“Virus ASF belum masuk sulut dan ini dibuktikan dengan hasil uji klinik laboratorium per bulan Mei 2023 ternak babi di Sulut belum ada yang terkena virus ASD. Jadi semua ternak Babi di Sulut aman untuk dikonsumsi,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Sulut Nova Pangemanan. pada Rapat Dengar Pendapat yang digelar Senin (5/6/2023) di kantor DPRD Sulut.

Juga disampaikan Bupati Bolaang Mongondou Utara Depri Pontoh yang menjamin lalu lintas pemasaran ternak Babi dari daerah luar Sulit sampai saat ini masih terkendali.” Ada beberapa yang sudah diamankan dan dikembalikan ke daerah asal. Intinya penjagaan pos pintu masuk lewat Bolmut tidak ada satupun yang lolos,” tegas Pontoh menjamin jika pos penjagaan pintu masuk dijaga dengan keta lewat koordinasi pemerintah dan Aparst keamanan.

Sementara itu Balai Karantina hewan dan Pertanian kelas Satu Manado, juga menyatakan ternak babi asal Sulut yang keluar semua tersertifikat dan aman.”Sejak merebaknya isu Virus ASF kami terus berkoordinasi dengan semua pihak sehingga lalu lintas ternak khususnya Babi asal Sulut masih aman dari Virus ASF, “ungkap Yusuf Patiroy

Dengan pernyataan Dinas terkait selaku pihak yang berkompeten yang menjamin keberadaan ternak Babi di Sulut aman dari Virus ASF, Komisi II DPRD Sulit merekomemdasikan agar seluruh stakeholder dapat terus melakukan pengawasan termasuk mengaktikan semua pos penjagaan yang berada di pintu masuk dengan melibatkan tenaga kesehatan hewan yangbbertugas langsung di pos-pos penjagaan.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 7,112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Trending di Manado