Sitaro.sulutnews.com — Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Utara asal Nusa Utara, Vionita Kuera, menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang yang melanda Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa, 27/01/2026.
Bantuan tersebut bersumber dari pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara sebagai wujud empati terhadap warga terdampak musibah. Vionita Kuera dipercaya menjadi perwakilan untuk menyalurkan langsung bantuan itu kepada keluarga korban, mengingat dirinya merupakan putri daerah Pulau Siau.
Kepada sulutnews.com, Kuera menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Hari pertama difokuskan untuk keluarga korban di Kelurahan Bahu, sementara distribusi kepada keluarga korban di wilayah lain akan dilanjutkan pada Rabu, 28 Januari 2026.
“Ini adalah bentuk perhatian dari pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut kepada masyarakat yang berduka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kuera.
Selain itu, Kuera juga menyampaikan harapan agar keluarga korban diberikan ketabahan serta dukungan penuh dari semua pihak dalam masa pemulihan pascabencana.
Di sisi lain, salah satu anggota keluarga penerima bantuan, Pdt. Tantu Bangsa, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), yang dinilai sigap merespons bencana.
“Kami bersyukur atas perhatian yang diberikan. Terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut, juga kepada Pak Gubernur YSK yang cepat turun langsung melihat kondisi warga setelah bencana terjadi,” tuturnya.
Diketahui, banjir bandang telah menerjang lima wilayah di Kabupaten Sitaro pada beberapa waktu lalu, salah satunya Kecamatan Siau Timur dan telah menyebabkan kerugian materiil serta menimbulkan korban jiwa. Hingga saat ini, proses pemulihan terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan peran wakil rakyat yang hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya saat warga terdampak bencana menjalani proses pemulihan pascabencana.






